tes













Jul
31st

Selamat Hari Sysadmin Dunia :)

Files under curhat | 8 Comments

sysadmin

narsis.com :p

admin

Sehabis Sholat Jumat tadi, ada beberapa teman yang memberikan ucapan Selamat Hari Sysadmin, kalau di barat sana lebih di kenal dengan System Administrator Appreciation Day yang jatuh pada hari ini.

Hari ini Jumat, 31 Juli 2009 adalah 10 Tahun Hari Apresiasi  Sistem Administrator Internasional, pada admin hari ini dibebastugaskan , tidak ada pekerjaan memonitoring lalu lintas data dan jaringan, tidak ada pekerjaan ngoprek, pokoknya kalau ada boss atau pimpinan yang nyuruh kerja bilang aja hari ini hari libur, harinya para sysadmin dunia hehehehe.

Kebetulan juga di kantor hari ini nggak ada pekerjaan tambahan hehehhe

berikut kutipan dari http://www.sysadminday.com

Friday, July 31, 2009, is the 10th annual System Administrator Appreciation Day.On this special international day, give your System Administrator something that shows that you truly appreciate their hard work and dedication. (All day Friday, 24 hours, your local timezone).

Let’s face it, System Administrators get no respect 364 days a year. This is the day that all fellow System Administrators across the globe, will be showered with expensive sports cars and large piles of cash in appreciation of their diligent work. But seriously, we are asking for a nice token gift and some public acknowledgement. It’s the least you could do.

Consider all the daunting tasks and long hours (weekends too.) Let’s be honest, sometimes we don’t know our System Administrators as well as they know us. Remember this is one day to recognize your System Administrator for their workplace contributions and to promote professional excellence. Thank them for all the things they do for you and your business.

Help Spread the word

These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover newweb pages. Please click on your favorites and help spread the news about System Administrator Appreciation Day

Buat teman-teman Sysadmin selamat Hari Sysadmin Dunia :)

sekalian titip optimasi Alnect Komputer dan Alnect Komputer yang tinggal hari ini saja

Jul
31st

Masihkah Ada Surga untuk Para Pencari Ilmu di Negeri Kita?

Files under Bengkel Hati | 4 Comments

Bismillaahirrahmaanirrahmaanirrahiim,

Padahal masih segar dalam ingatan, atau mungkin bahkan kali inipun masih terlalu sering di dengung-dengungkan mengenai hal ini. Sebuah iklan layanan masyarakat yang berisikan informasi mengenai pelaksanaan sebuah program “Pendidikan Gratis” bagi generasi bangsa ini. Namun ternyata kenyataannya tak jarang selalu saja bertolak belakang bahkan bagai lengkung lingkaran

yang mengarah sebesar 180 derajat dari apa yang diharapkan.

Bangsa ini memang masih belajar, bahkan sampai kapanpun bangsa ini akan terus belajar. Belajar membenahi diri, bahkan juga seharusnya memang belajar untuk memberikan sebuah fasilitas kemerdekaan bagi warga-nya untuk menjadi para pembelajar.

Seiring dengan masuknya masa peralihan pemerintahan dari kabinet masa 5 tahun kebelakang dengan pemerintahan untuk masa 5 tahun kedepan, iklan pelaksanaan pendidikan gratis 9 tahun ini semakin sering saja muncul di layar kaca. Meski sebelumnya iklan ini ditenggarai sebagai salah satu bentuk untuk meningkatkan elektabilitas dari salah satu pasangan calon kepala pemerintahan yang baru saja bersaing dalam Pemilihan Presiden beberapa pekan ke belakang, namun diluar itu semua tentunya program ini telah menancapkan tonggak-tonggak harapan bagi masyarakat Indonesia.

Semua rakyat gegap gempita menyambut satu kebijakan baru ini. Bagaimana tidak, setidaknya satu beban bagi mereka yang memiliki anak-anak dalam masa usia sekolah untuk bisa memasukkan anak-anak mereka agar bisa mendapatkan pendidikan layak bisa terealisasi tanpa harus dihantui dengan beban dana pendidikan yang kian hari memang kian membumbung tinggi saja.

Tapi ternyata dari sini semuanya bermula.

Beberapa pekan ke belakang, sayapun dipaksa untuk merasa heran ketika mendengar beberapa keluhan dari para tetangga di kampung yang baru saja pulang dari acara rapat para calon siswa baru sebuah sekolah negeri disana. Mereka yang notabene tidak bisa berbuat banyak ketika dihadapkan dengan para “pemeras” negeri ini, lagi-lagi harus menyerah demi masa depan anak-anak mereka.

Pendidikan memang sudah gratis. Tidak ada seharusnya biaya apapun untuk meyertai seorang anak ketika mereka ingin mendapatkan pendidikan yang layak. Bukankah itu sebuah janji para pengurus negeri ini yang sudah lama dicantumkan bahkan dalam sebuah rangakaian kata-kata indah yang mereka sebut sebagai Undang-undang Dasar itu?

Namun ternyata kini kenyataannya entah siapa lagi yang mesti disalahkan.

Mereka yang berada di pelosok, para pejabat sekolah yang bersangkutan biasanya lebih pandai dari pemerintah pusat. Mereka para pejabat sekolah itu mencoba mengganti kata-kata biaya sekolah dengan kata lain seperti halnya SPP atau BP3 dengan Iuran Sumbangan lainnya, atau juga kejadian yang lalu di daerah saya itu ketika tidak diperbolehkan ada biaya pungutan Biaya Pendidikan bagi semua siswa baik itu siswa baru ataupun siswa lama, ternyata mereka dengan mahirnya menggantinya dengan membebankan biaya pembelian lahan untuk perluasan sekolah kepada semua siswa yang ada.

Aneh memang!!! Bukankah seharusnya semua biaya, baik itu untuk pengembangan sebuah sekolah itu sudah ada alokasinya dari pusat?

Dan ironisnya, mereka yang biasanya para orang tua/wali siswa yang bisa berbicara di depan khalayak, mereka telah didekati terlebih dahulu, mereka di iming-imingi serta dibujuk agar bisa meyakinkan orang tua/wali siswa lainnya, sehingga atas nama para orang tua siswa seolah-olah mereka menganggap setuju dengan kebijakan para pejabat sekolah itu.

Sedih, dan ini tentunya lagi-lagi berimbas pada masyarakat bawah yang tidak bisa mengeluarkan aspirasinya (atau mungkin juga memang tidak diberikan kesempatan untuk mengeluarkan aspirasinya disana), dimana telah berharap banyak dengan program pemerintah pusat ternyata hanya bisa menggigit jari saja.

Selesaikah sampai disana persoalan pendidikan kita? Ternyata belum. Lain ladang lain ilalang, sepertinya memang begitu adanya. Seiring dengan waktu berlalu masalah pendidikan inipun ternyata bertambah lagi.

Memasuki tahun ajaran baru di pekan ini, para siswa di sebuah Sekolah Menengah Atas serta sebuah Sekolah dasar di Pematang Siantar terpaksa harus menggelar kegiatan belajar mengajarnya di trotoar jalanan. Setelah itu mereka berteriak di depan gedung walikota atau bahkan di depan gedung wakil rakyat sana. Meski mereka tidak pernah tahu apakah teriakan tuntutan mereka didengar ataukah hanya dilirik sinis sebelah mata oleh mereka, wallahu’alam. Setelah sekolah mereka di-segel pemerintah setempat karena telah dilakukan tukar guling pada sekolah tersebut oleh pemerintahannya untuk dijadikan lahan sekolah tersebut sebagai kawasan bisnis serta hotel-hotel megah disana. Miris sekali saya kira!

Entah sampai kapan masalah pendidikan bagi anak negeri ini akan berakhir. Kepada siapa lagi pertanyaan ini harus disampaikan, karena kini kiranya tak layak lagi andai kitapun menanyakannya pada rumput yang bergoyang. Entahlah, masihkah ada surga bagi para pencari ilmu itu di negeri kita?

Wallahu’alam bish-shawab. (Dikdik Andhika Ramdhan)

sekalian titip optimasi Alnect Komputer dan Alnect Komputer yang tinggal hari ini saja

Jul
30th

Membuat Wallpaper untuk Booting Windows Vista

Files under Tips Trik | 5 Comments

Di versi Windows terkini, Windows Vista, tampilan layar boot Windows semakin parah aja. Jangankan latar belakang, logo Windows pun nggak ada. Cuma ada progress bar di layar.

Nuansa gelap tanpa pernak-pernik bikin suasana membosankan. Loading Windows jadi terasa semakin lama, karena nggak ada obyek yang bisa dilihat hingga Windows siap digunakan.

Sebenarnya Microsoft nggak sekejam itu kok menghapus wallpaper saat boot. Dengan sedikit trik wallpaper tersebut dapat dimunculkan kembali. Caranya sebagai berikut.
1. Klik tombol Start, lalu ketik msconfig pada kotak pencarian dan tekan enter untuk mengeksekusi.
2. Setelah jendela System Configuration terbuka, klik tab Boot.
3. Pilihlah lokasi installasi Windows Vista Anda dan pada boks Boot options, berikan tanda cek di depan opsi [No GUI boot].
4. Tekan [OK] untuk menyimpan perubahan.

Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat me-restart Windows Vista untuk melihat perubahan pada layar boot Anda.

sumber pcplus

Jul
28th

Pasang Iklan Laris Manis

Files under curhat | 13 Comments

Bulan ini saya amat sibuk sekali, rutinitas pekerjaan kantor sangat padat hingga susah untuk blogwalking dan update Blog IT ini, tapi alhamdulillah pengunjung Blog ini tetap 3 ribuan per harinya.

Bulan ini juga menjadi bulan yang berlimpah rezeki, dalam sebulan ini saya bisa jalan-jalan liburan ke jakarta dan bandung dua kali. Dalam bulan ini juga yang Pasang Iklan di Blog IT ini berlimpah, dari member lama yang memperpanjang Acount nya hingga Member baru yang mempercayakan untuk Pasang Iklan di rozy.web.id.

Boleh donk nyombong dikit hehehe, sampai sekarang ada Pengiklan yang ngantri Pasang Iklan di rozy.web.id karena space iklan sudah full. Sampe-sampe space iklan ukuran 468×60 yang semula cuma 4 space saya jadikan 5 space. Bahkan ada pengiklan yang langsung memasang iklan untuk jangka 1 tahun. Terima kasih atas kepercayaannya untuk memasang iklan di rozy.web.id :)

Kunci sukses bisnis Pasang Iklan ini saya rasa karena Trafict Web ini yang tinggi dan tentunya para pengiklan mencari harga yang murah. Di banding web-web pengiklan lainnya Rozy.web.id memberikan tarif harga yang murah, silahkan saja bandingkan sendiri :)

pasang iklan murah

source gambar tokobagus.com

Jul
27th

Download PCMAV 2.0d Update Build2

Files under antivirus | 6 Comments

Update Build2 hadir dengan penambahan 20 pengenal varian virus baru. Bagi Anda pengguna PCMAV 2.0d sangat disarankan segera melakukan update, agar PCMAV Anda dapat mengenali dan membasmi virus lebih banyak lagi.

Dan untuk mendapatkan dan menggunakan update PCMAV ini, Anda cukup menjalankan PCMAV Cleaner (PCMAV-CLN.exe), tentunya komputer harus dalam keadaan aktif terhubung ke Internet (non-proxy). Fitur Automatic Updates dari PCMAV akan secara otomatis men-download dan meng-update database dari PCMAV.

Namun bagi Anda yang ingin mendapatkan file update tersebut secara manual, Anda bisa men-download file-nya melalui beberapa link ini: SendSpace.com, ZippyShare.com (mirror), atau Badongo.com (mirror). Letakkan file hasil download tersebut (update.vdb) ke dalam folder \vdb. Jika sebelumnya telah terdapat file update yang lama, Anda cukup menimpanya. Pastikan sekali lagi, bahwa nama file update adalah update.vdb, jika berbeda, cukup ubah namanya. Dan nanti saat Anda kembali menjalankan PCMAV, ia sudah dalam keadaan kondisi ter-update.a

Cuakep. Virus lokal yang satu ini menggunakan icon mirip file gambar. Ia dibuat menggunakan Visual Basic. Virus ini akan mencoba memblok program antivirus dan beberapa fitur Windows seperti Folder Options dan System Restore. Sangat mudah mengetahui kondisi komputer apakah terinfeksi virus ini apa tidak, cukup melihat System Properties, jika tampilannya seperti apa yang terlihat pada gambar di atas, besar kemungkinan komputer Anda telah terinfeksi.

sumber pcmav indonesia

Jul
25th

Beberapa Hambatan Migrasi Open Source

Files under Informasi, linux | 11 Comments

Migrasi dari software propietary ke software open source (OS) di berbagai instansi pemerintah maupun perusahaan masih tersandung berbagai kendala.

open source

“Dari target migrasi software pada September 2008 sampai Agustus 2009 sebanyak 486 unit personal computer (PC) di Depdiknas, baru 256 PC yang sudah bermigrasi,” kata Kepala Pusat Teknologi Komunikasi (Pustekom) Depdiknas, Lilik Gani pada Seminar Nasional “Pengguna Open Source Software dan IGOS Center” di Jakarta, Rabu (22/7) seperti dilansir Antara.

Diakuinya, sulit mengubah kebiasaan pengguna komputer yang sudah terbiasa memakai sistem operasi microsoft windows ke sistem yang lain yang berbasis OS seperti linux, IGOS atau Ubuntu meski untuk mendapatkannya tak perlu membayar.

Kendala lainnya, kurangnya pemahaman mengenai open source, kesadaran tentang software legal, kompatibilitas data aplikasi, pendampingan sumber daya manusia yang terbatas, belum ada helpdesk, koordinasi antarunit yang kurang, dan distro OS yang terlalu banyak.

Sementara itu, pengelola IT Departemen Agama, Achmad Gufron, juga mengakui berbagai hambatan tersebut. Dari sekitar 3.000 PC di Depag, belum ada yang bermigrasi ke OS.

“Kalau sistem operasi kan Windows sudah included ketika beli PC, tapi office-nya kami menggunakan Microsoft Office yang trial, hanya beberapa yang pakai legal,” katanya. Karena itu, lanjut dia, ke depan pihaknya akan turut mensosialisasikan penggunaan OS di semua PC di Depag agar ada penghematan uang negara.

Saat ini, sudah ada infrastruktur di Depag yang telah menggunakan open source. Misalnya web server dari situs www.depag.go.id.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi PT Telkom, Indra Utoyo, mengatakan, sulit melakukan migrasi ke OS di PT Telkom berhubung banyak yang fanatik pada Microsoft. Namun, saat ini pihaknya sudah berhasil membuat 12.000 PC di perusahaan tersebut bermigrasi ke OS.

“Tapi kami tidak fanatik juga pada OS, kami hanya fanatik pada solusi. Jadi ada beberapa pertimbangan untuk memilih apakah akan menggunakan software OS atau berlisensi,” katanya.
Namun yang jelas, ujarnya, karena PT Telkom sudah terdaftar bahkan di New York Stock Exchange, tidak mungkin PT Telkom menggunakan software bajakan.

Jul
24th

Malu Suami

Files under Bengkel Hati | Leave Comment

Malu merupakan salah satu hiasan wanita. Dengan malulah wanita menjadi tambah cantik dan menarik. Adakalanya, tidak cuma wanita yang bisa berhias malu. Karena laki-laki pun bisa menjadi sangat pemalu.

Pertemuan sepasang suami isteri adalah juga pertemuan dua sayap yang sebelumnya terpisah. Tak mungkin ada burung yang bisa terbang dengan satu sayap. Sepasang sayap suami isteri itulah yang membawa terbang seribu satu sifat manusia kepada sebuah titik keseimbangan.

Idealita pun bertanya, mungkinkah dua sayap itu tersusun mulus: tepat, akurat, tanpa ketimpangan. Dan realita pun menjawab, kadang ada sayap yang terbentuk agak terbalik.

Sudah menjadi kewajaran kalau laki-laki punya sifat berani, cuek, dan tegas. Begitu pun dengan wanita. Biasa kalau wanita tampil lembut, anggun, dan pemalu. Dua titik kewajaran yang nyaris bertolak belakang itulah yang akhirnya seimbang dalam ikatan suami isteri.

Namun, tidak semua yang wajar selalu datar. Adakalanya naik, dan turun. Boleh saja orang menganggap kalau seorang suami itu tegas dan cuek. Dan isteri lembut nan anggun. Tapi, kenyataan bisa membuktikan kalau ada suami yang justru sangat pemalu. Hal itulah yang kini dirasakan Bu Imah.

Ibu dua anak ini mungkin tergolong wanita yang mudah adaptasi. Luwes. Mudah bergaul. Kalau dipikir-pikir, sifat ini merupakan cap baru buat Bu Imah. Karena sebelum menikah, ia agak pendiam. Jangankan supel, bisa bertahan satu jam saja di keramaian sudah jadi prestasi luar biasa. Kenapa bisa begitu drastis?

Mengenang itu, Bu Imah jadi senyum sendiri. “Lucu memang,” bisik batinnya pelan. Ternyata, selama lima tahun menikah banyak hal terjadi.

Bisa dibayangkan jika orang pendiam bertemu pemalu. Suasana begitu senyap. Persis seperti kampung tanpa listrik. Siang sepi, malam gulita. Yang terdengar cuma suara bersin, batuk, dan tangis anak-anak penghuni kampung. Seperti itulah suasana di bulan-bulan pertama pernikahan Bu Imah.

Lambat tapi pasti, suasana lingkungan mengubah Bu Imah. Tinggal di rumah mertua memang bukan tempat yang cocok buat yang pendiam. Apalagi yang selalu di rumah. Mau apa-apa serba susah. Mau nyelonong ke dapur takut dikritik, ingin makan di luar nggak cukup uang. Wah, repot!

Mau tidak mau, Bu Imah belajar ngomong. Tak mudah, memang. Bulan pertama masih kikuk, bulan kedua keluar keringat dingin. Namun, pepatah memang benar: pengalaman guru yang terbaik. Dua tahun terus uji coba, perubahan pun terasa. Seolah, ayah ibu mertua, kakak ipar dan kemenakan Bu Imah menjadi pelatih alami hingga Bu Imah pintar gaul.

Belum lagi dengan suasana tetangga yang sama sekali berbeda dengan rumah orang tua Bu Imah. Di sekitar rumah mertua, Bu Imah menemukan tetangga-tetangga yang hiper-aktif. Sebentar-sebentar berkunjung. Ngobrol, ngerumpi. Suasana jadi begitu ramai. Perubahan sifat Bu Imah jadi makin sempurna.

Menariknya, perubahan seperti itu tak dialami suami Bu Imah. Selama bertahun-tahun menikah, sifat suami Bu Imah begitu-begitu saja. Sedikit pun tak berubah. Tetap saja pemalu. Itulah di antara sebab kenapa Bu Imah masih tinggal di rumah mertua. Padahal, anak sudah dua.

Aneh, memang. Pendatang berubah, tuan rumah masih seperti dulu. Semula, Bu Imah mengira itu cuma terjadi dengannya. Karena baru kenal, wajar kalau seorang suami masih malu. Ternyata, sama tetangga yang entah sudah berapa tahun dikenal pun seperti itu. Malu. Perubahan cuma terjadi antara suami dengan Bu Imah. Sementara dengan tetangga, orangtua, sanak keluarga, dan teman-teman dekat Bu Imah tetap tidak berubah. Malu dan malu!

Wajar jika dunia suami Bu Imah begitu terbatas. Rumah, kantor, teman ngaji, dan kembali ke rumah. Tidak heran jika teman Bu Imah sering gagal menemukan alamat rumah Bu Imah. Bukan alamatnya yang salah. Tapi, nama suami Bu Imah yang jadi patokan nyaris tak dikenal tetangga. “Siapa? Kayaknya nama itu nggak tinggal di sini!” ucap para tetangga kerap membingungkan si pencari alamat.

Bahkan saat ini, masyarakat sekitar lebih kenal Bu Imah ketimbang suaminya yang penduduk lama di situ. Tidak jarang beberapa ibu-ibu sekitar rumah bertanya ke Bu Imah, “Suami ibu orang mana, sih?”

Tiap ada undangan, apa saja: walimahan, ulang tahun, syukuran, akikahan; prosentase kehadiran suami Bu Imah jauh tertinggal dibanding sang isteri. Rumus yang berlaku: kalau ada suami, pasti ada isterinya; tapi belum tentu sebaliknya.

Pernah Bu Imah menyusun strategi. Ia pura-pura tidak bisa hadir ke sebuah undangan tetangga karena tidak enak badan. Saat itu juga, suami Bu Imah bingung. Padahal, yang ngundang tergolong teman dekat ayah mertua Bu Imah. Spontan, mertua Bu Imah meminta anaknya untuk hadir. Tampak dari wajah suami sesuatu yang beda: pucat, keringat dingin, dan salah tingkah. Melihat itu, hati kecil Bu Imah cuma berujar, “Duh, mudah-mudahan niat baik ini tidak dicatat dosa sama Allah!”

Dengan susah payah, suami Bu Imah akhirnya siap berangkat. Baju batik yang dikenakannya tampak basah di bagian belakang karena keringat dadakan. Begitu pun sisiran rambut yang semula rapi, mulai semrawut tak menentu. “Yah, bismillah!” ucap suami Bu Imah sambil melangkah keluar rumah.

Melihat itu, Bu Imah menarif nafas lega. “Alhamdulillah! Berhasil juga,” ucap Bu Imah dalam hati. Sesaat setelah itu, ayah mertua Bu Imah bilang, “Sudah berangkat suamimu, Mah?” Setelah jawabannya positif, senyum pun menghias sang ayah. Tampaknya, ia berharap kalau anak bungsunya tidak mengecewakan.

Pagi itu begitu cerah ketika Bu Imah sedang bermain di halaman sama anak-anak. Baru saja, mereka melepas keberangkatan suami dan ayah tercinta ke tempat kerja. Tiba-tiba, seorang tetangga yang pernah mengundang syukuran menghampiri. “Bu Imah, kok kemarin tidak datang?” tanya sang tetangga ramah. “Anu, saya sedang tidak enak badan,” jawab Bu Imah sekenanya. “Oh gitu. Kenapa tidak diwakili. Apa suami Bu Imah juga nggak enak badan?” tanya sang tetangga lebih dalam.

Saat itu juga, wajah Bu Imah pucat. Ia seperti tersadar sesuatu. “Ah, suamiku!” ucapnya sambil memaksakan senyum ke arah sang tetangga. dari  (muhammadnuh@eramuslim.com)