Menginstall mambo itu mudah, semudah melakukan point dan klik. Sebelumnya, mari saya list dulu beberapa persyaratan sebelum menginstall mambo.
Anda harus memiliki:
File installer mambo CMS
Silahkan mendownloadnya di situs developer mambo. Ambil saja release yang terbaru. Pada tutorial ini saya mendownload release 4.6.5 stable codename Jupiter.
Web server dengan dukungan PHP dan MySQL
Yang terbaik adalah apache. Jika anda belum menginstal apache, cobalah xampp. Paket lengkap httpd server Apache, MySQL database server, PHP, Perl plus FileZilla ftp server, sendmail, web stats dan lainnya dalam satu file instalasi. XAMPP tersedia untuk Windows (WAMPP), Linux (LAMPP) dan MacOS (MAMPP).
Setelah dua persyaratan utama diatas terpenuhi, ekstrak file installer mambo 4.6.5 hasil download anda ke direktori /opt/lampp/htdocs atau /var/www atau upload ke public_html remote server website anda.
Pre-Requierement dan Installation Check
Buka web browser anda, arahkan ke http://localhost/mambo atau http://website-anda.com. Anda akan menjumpai halaman pre installation and require check. Halaman awal ini akan melakukan pengecekan terhadap persyaratan-persyaratan utama dan pelengkap untuk menjalankan mambo dengan baik.

Persyaratan utama yang harus dipenuhi web server anda adalah:
PHP version >= 4.3.0, versi yang lebih tua mungkin tidak bekerja untuk mambo
zlib compression support
XML support
MySQL support
Direktori dan file configuration harus bisa ditulis Session save path /tmp harus ada dan writeable
Pada bagian recomended settings, ada beberapa konfigurasi php yang harus sesuai. Walaupun bisa saja anda mengabaikan persyaratan ini, tetapi demi keamanan dan kenyamanan, sebaiknya anda melakukan perubahan agar sesuai permintaan mambo.
Edit konfigurasi php di file php.ini pada direktori /opt/lampp/etc instalasi xampp anda atau c:\php di windows atau /etc/apache2 (atau /etc/httpd) jika anda menginstall manual di linux anda.
Perhatikan juga persyaratan ijin direktori dan file-file. Jika ada direktori yang un-writable, rubah permissionnya menjadi writable.
Lakukan saja chmod -R 777 ke direktori instalasi mambo anda sebagai root.
chmod -R 777 /opt/lampp/htdocs/mambo
atau
chmod -R 777 /var/www/mambo
Jika semua persyaratan telah terpenuhi, klik saja tombol next di pojok kanan atas untuk melakukan persetujuan lisensi.
Mambo adalah program Open Source yang diadopsi dari program internal sebuah perusahaan asal Australia. Meskipun Open Source, beberapa developer mambo masih merasa tidak bebas dan akhirnya, muncullah jawara CMS Joomla!
Step 1. MySQL Database Configuration
Tahap ini adalah tahap sebenarnya pada empat tahap proses instalasi mambo. Pastikan anda sudah membuat databse beserta usernya. Jika belum, buat satu database menggunakan phpmyadmin.
Atau tools mysql database di cpanel web hosting anda.
Masukkan data konfigurasi database anda seperti:
nama database mysql
username yang diberi privilege ke database mysql
password user mysql yang digunakan
server mysql anda, umumnya alamatnya adalah localhost.
database prefix, kata atau karakter awal untuk nama tabel-tabel database. Ini bermanfaat tidak hanya sebagai pengenal, tetapi juga untuk menghindari overwrite jika anda menginstall pada database yang dibagi dengan CMS atau aplikasi lainnya.

Jangan lupa untuk mencentang tanda “Install sample data”, jika anda belum pernah menggunakan mambo dan ingin belajar dulu. Hilangkan centang untuk menginstall mambo dan mengelolanya dalam keadaan “perawan”
Step 2. Enter The Name of Your Mambo Site
Beri nama yang bagus. Misanya misi yang akan anda jalankan, seperti: Open Community Tutorial atau lainnya.
Step 3. Confirm Your Installation
Pada tahap 3 ini, anda berkesempatan untuk mengganti password random yang dibuat mambo. Pada tahap ini juga anda bisa melakukan setting ijin file dan direktori instalasi mambo anda.

Jika tidak yakin, biarkan saja pada setting defaultnya.
Step 4. Congratulations! Mambo is Installed
Selamat, anda sudah berhasil menginstall mambo. Saatnya anda mengakses situs baru anda. Klik tombol “View Site” untuk melihat instalasi mambo anda atau tombol “Administration” untuk login sebagai admin.
Sebelumnya, anda harus menghapus atau mengganti nama direktori installation di direktori mambo anda.

Selanjutnya, mungkin anda perlu melakukan beberapa konfigurasi lebih lanjut.
sumber http://linuxindo.web.id


















By Sarimin on May 13, 2009 | Reply
Makasih Om Rozy
wuih…Sarimin jadi ngerti ni gimana cara install mambo…
Pinkan Mambo bisa di install ga ya?
Balas
By invest77 on May 13, 2009 | Reply
KERJA SAMA BISNIS YUK……….
Balas
By sexindah on May 13, 2009 | Reply
SALAM KENAL….
Balas
By Rusa Bawean™ on May 13, 2009 | Reply
makasih ya tipsny
berguna sekali neh
Rusa Bawean™´s posting terakhirnya adalah..BAWEAN INSTITUTE | Menyediakan Beasiswa Untuk Siswa dan Mahasiswa
Balas
By suwung on May 13, 2009 | Reply
duh diriku gaptek nyerah deh
Balas
By negeri hijau on May 13, 2009 | Reply
thanks infonya bro.
Kalo boleh saran, banner diatas posting kebanyaan bro…
thanks
Balas
admin Reply:
May 14th, 2009 at 8:40 am
ntar saya kurangin 1 deh bro, sebenarnya saya pasang cuma 3 tapi karena client tetap ngotor minta pasang disitu ya saya nggak bisa nolak
Balas
By Septian on May 14, 2009 | Reply
Wah..jadi penyen nyobain nih…tapi bingung mo nyoba yg mana dolo…Joomla, Drupal ato mambo yah?..kekekke
Septian´s posting terakhirnya adalah..Place for Online Gambler
Balas
By Ramdan on May 15, 2009 | Reply
Sama kaya joomla ya!
Balas
By nata on Jun 18, 2009 | Reply
mantap nih blognya boss,,,,,,,,tolong yang terbaru donk,,,biar tanbah mantab
Balas
By ayu on Feb 3, 2010 | Reply
makasii ya atas tutol nya..
ku mw tanya ne…
setelah kita selesai menginstal,ad perintah untuk “anda harus menghapus atau mengganti nama direktori installation di direktori mambo anda”.
itu bagaimna cra menghapus nya???
trus app gunanya?
thankz b4.
tlang ya d bles.. please
Balas
By ben on Mar 16, 2010 | Reply
ralat “terindeks google ndak?” bukan “terindeks nggak google ndak?”.
Balas