Aug
4th

Redominasi Rp 10.000 Jadi Rp 10

Files under Informasi | Posted by admin

Pernahkan anda membayangkan untuk menerima gaji sebesar Rp 1.500 per bulan? Ya, kemungkinan besar hal tersebut akan terjadi kira-kira 5 tahun kedepan jika saat ini gaji anda sebesar Rp 1,5 juta.

Pasalnya, Bank Indonesia (BI) tengah melakukan kajian/pembahasan internal untuk dapat melakukan redenominasi. Redenominasi yaitu pengurangan nilai pecahan tanpa mengurangi nilai dari uang tersebut. Kasarnya, angka nol dalam sebuah pecahan akan dikurangi, jika dikurangi 3 angka nol maka Rp 1.000.000 akan menjadi Rp 1.000.

“Redenominasi itu prosesnya akan dibicarakan dulu dengan pemerintah dan presiden dan harus melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baru kita sosialisasikan,” ujar Gubernur Bank Indonesia terpilih Darmin Nasution di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Sabtu (31/07/2010).

Darmin menuturkan, pihaknya akan segera menyampaikan hasil final pembahasan internal kepada pemerintah di tahun 2010. “Belum bisa diputuskan sekarang berapa angka nol yang dikurangi apakah 3 atau 4 namun hasil pembahasan akan diusahakan disampaikan ke pemerintah tahun 2010 ini,” jelas Darmin.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi mengatakan, dalam melakukan redenominasi membutu*kan waktu antara empat sampai lima tahun.

“Prosesnya tidak singkat, harus membutuhkan 4 sampai 5 tahun,” katanya.

Menurut Budi, diperlukan adanya penarikan uang secara bertahap yang beredar di masyarakat. Seperti diketahu uang pecahan Indonesia yang terbesar saat ini Rp 100.000.

Uang rupiah saat ini tercatat mempunyai pecahan terbesar kedua di dunia, terbesar pertama adalah mata uang Vietnam yang mencetak 500.000 Dong. Namun tidak memperhitungkan negara Zimbabwe, negara tersebut pernah mencetak 100 miliar dollar Zimbabwe dalam satu lembar mata uang.

Budi menuturkan, untuk bisa melakukan penyederhanaan satuan uang tersebut membutu*kan sejumlah persyaratan. Setidaknya ada tiga syarat yang mutlak dipenuhi yaitu kondisi perekonomian yang stabil, inflasi rendah dan stabil, serta adanya jaminan stabilitas harga.

“Hal yang paling sulit dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisasi kepada seluruh masyarakat Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa,” tukasnya.(dru/ang)

Ngakunya sih bukan sanering “Redenominasi adalah praktek pemotongan nilai mata uang suatu menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya. Iskandar menilai bahwa mata uang Indonesia idealnya diredenominasi dengan menghilangkan tiga angka nol. Dia mencontohkan, uang Rp 1.000 dipotong menjadi Rp 1 sementara uang Rp 10.000 menjadi Rp 10. Nilai uang ini harus dipastikan dapat digunakan untuk membeli barang yang sama.”. kira-kira Indonesia siapkah? (sumber detik)

Baca Artikel Lainnya


4 Responses to “Redominasi Rp 10.000 Jadi Rp 10”

  1. By Kedai Obat on Aug 4, 2010 | Reply

    Apa ini sebuah “kemajuan” apa malah “kemunduran” ya? Saya masih teringat jamannya Mbah Karno yg menerapkan sistim “Sanering”, apa ini juga sama? Makasih buat share nya sob :D

    Balas

  2. By MorphostLab on Aug 5, 2010 | Reply

    nice info!!

    Balas

  3. By dapat dollar on Aug 7, 2010 | Reply

    pd saat ini kondisi perekonomian indonesia blum stabil sehingga kebijkx trsbt hrs d kj mtang2

    Balas

  4. By ribet on Aug 10, 2010 | Reply

    alasan Gubernur BI melakukan redominasi dikatakan “supaya tidak terjadi kesalahan penulisan / kekurangan 0 pada transaksi yang besar…” Kalo dipikir-pikir, alasan yang dikatakan orang pintarnya Bank no 1 di indonesia seperti alasan anak tk, yang diajarin berhitung dengan banyak 0, menolak karena takut salah nulis dan bingung ngitungnya. Alangkah BODOH nya perkataan tersebut… orang yang punya duit 0 nya banyak adalah : 1. pasti orang pinter yang bisa ngitung 2. pasti orang pinter (korupsi) yang notabene bisa ngitung apa tidak… ??? walaualam….

    Balas

Post a Comment

Tautan komentar adalah nofollow free.