Malam tadi nonton berita di Metro TV tentang Hilangnya Uang Nasabah di ATM di Bali dan Jakarta, ngeri juga melihat para nasabah yang kehilangan uangnya hingga ratusan juta, sampai pagi ini saya melihat di berita total uang nasabah yang sudah hilang sebesar 330 Milyar, berikut berita lengkapnya.
Baru ini indonesia khususnya di pulau bali sangat dihebohkan oleh kejadian berkurangnya saldo para nasabah bank BCA padahal mereka tidak melalukan pernarikan. Kasus pembobolan ATM BCA serta lima bank lainnya di Bali hingga Rabu (20/1/2010) malam ini membuat sejumlah nasabah BCA khawatir. Mereka pun terus mendatangi ATM BCA guna mengecek jumlah saldo yang tersisa, bahkan menariknya. Pihak BCA sendiri telah berjanji untuk mengembalikan semua dana nasabah yang hilang dibobol secara misterius. “. dengan kejadian ini maka masyarakat menjadi semakin was-was , karena kejadian ini tidak hanya dialami oleh nasabah BANK BCA saja , namun juga dialami oleh beberapa BANK lainnya seperti BANK MANDIRI, BANK BNI, BANK BII, BANK PERMATA. hal serupa juga terjadi tidak hanya dibali , banyak kejadiaan di jakarta.
sebenarnya apasih yang terjadi?
Peristiwa ini merupakan kejahatan atm yang disebut “ATM fraud”. metode yang digunakan adalah ATM skimming. apa itu ? masih terasa asing ya? ATM skimming merupakan suatu cara untuk menyaring data yang ada pada kartu ATM atau kartu Kredit kemudian menyimpannya kedalam suatu device tertentu dan kemudiang membuat ATM fake nya. metode dinilai cukup berhasil untuk mengambil uang korban. apabila diibaratkan dalam lingkup jaringan maka metode ini menyerang pada bagian clientnya yang dalam kasus ini adalah nasabah. keamanan server yang dalam hal ini adalah BANK sebenarnya tidak langsung diserang, karena bank tetap berjalan sesuai prosedur yang telah ada, bank (dalam hal ini merupakan sistem yang ada pada ATM) akan tetap mengeluarkan uang selama dia membaca data dan pin yang sesuai. ATM tidak mampu untuk menilai apakah ini fraud atau bukan.
alat ini umumnya dipasangkan menempel pada slot ATM. berikut ini merupakan gambar alat yang digunakan untuk menjalankan modus ini.




alat diatas adalah alat yang digunakan untuk merekan atau mengcopy semua data yang berada pada magnetic-stripe ATM korban. Buat yang belum tahu, magnetic-stripe itu seperti tape kaset aja layaknya, material ferromagnetic yang dapat dipakai untuk menyimpan data (suara, gambar, atau bit-bit biner). Untuk kartu, ada 3 track data. atau kalo maw taw bentuk fisiknya , yaitu garis lebar hitam yang berada dibagian belakang kartu ATM.
Selain itu ada lagi alat tambahan yaitu kamera pengintai kecil yang bertujuan untuk merekam PIN korban pada saat korban sedang mengetikan pinnya. dimanakah dia meletakkan kamera pengintai di atm itu? ni dia jawabannya: pokoknya tempat meletakan kamera pengintainya adalah tempat yang memungkinkan untuk merekam pergerakan jari saat menginput pin. kamera yang digunakan umumnya adalah mini kamera.
Pakar IT Perbankan Ruby Alamsyah menyatakan, masyarakat harus waspada dengan keberadaan ATM Skimmer atau ATM asli yang telah dipasangi perangkat lunak sehingga mirip ATM aslinya. ATM Skimmer ini berfungsi untuk meng-copi kartu ATM nasabah.
Tak hanya itu. Ruby juga mengimbau warga agar waspada dengan keberadaan boks terbuka berisi pamflet tanpa penutup di samping mesin ATM. Boks ini biasanya digunakan untuk memasang Spy-Camera untuk merekam nomor pin calon korbannya.
kronologis kejadiaan ini adalah saat nasabah memasukan kartu ATM kedalam mesin ATM yang telah dilengkapi dengan ATM skimmer maka alat tersebut akan merekam data yang ada pada kartu tersebut. kemudian saat nasabah memasukan pin nya makan spy-cam akan merekamnya sehingga penjahat ni mengetahui pinnya. singkat cerita dibuatlah ATM tiruan yang datanya berasal dari alat tadi kemudian sipenjahat tinggal beraksi saja menarik uang sesuka hatinya dengan ATM palsunya itu.
bagai mana cara pencegahannya
cara pencegahannya dapat dilakukan dengan beberapa cara
* Memasang ATM skimmer detectot
* Merubah desain ATM saat ini sehingga menjadi lebih AMAN
* Mengganti Pin ATM anda Secara Berkala
* Ketika memasukkan PIN ATM sebaiknya tutup dengan tangan anda, meskipun sudah ada pelindung dari ATM
* Memasukkan kembali kartu ATM ke mesinnya seusai melakukan transaksi dan memasukkan nomor PIN lain yang salah untuk mengecoh dan kemudian membatalkan proses tersebut.


untuk nasabah, harap selalu berhati2 ketika akan mengambil uang di ATM, harap periksa terlebih dahulu kondisi sekitar khususnya pada mesin ATM , apakah ada yang ganjil atau tidak. kemudian saat memasukkan PIN, harap menutup gerakan jari dengan jari dengan tangan yang lainnya, tujuannya agar apabilla terdapat spy-cam maka dia tidak akan mampu mendapatkan pin kita.
Sumber detik.com dan metro tv

















By beli rumah murah on Jan 21, 2010 | Reply
wah informasi yang sangat bermanfaat mas, saya berusaha lebih awas jangan sampai kebobolan seperti yang lain
Balas
By annosmile on Jan 21, 2010 | Reply
waduh modus baru ya
ngeri amat…
Balas
By Andry on Jan 21, 2010 | Reply
wah ada mas roy sukro…… :kabur:
Balas
By bday on Jan 22, 2010 | Reply
weleh..weleh… enak banget ya… nyari duit dengan cara g lazim…
ngebobol lagi…. duh mesti extra hati-hati nih… trus kalo sering ganti2 pin bisa ke blokir, kalo kita g lupa.. kalo lupa ama tuh nomer pin…
Balas
By Eric on Jan 23, 2010 | Reply
Penjahat emg selalu lbh pintar… btw, mas aku udah nanya berkali nich tentang “time limit” klaim hadiah kontes eo… Ada batas waktu klaim-nya gak mas? txs & mhn dijawab ya mas…
Balas
By diggpoints on Jan 25, 2010 | Reply
bahaya juga yah. kita harus tetap waspada.
Balas
By Tempat Cari Duit on Jan 25, 2010 | Reply
Terima kasih mas
Ini info yang sangat bermanfaat
Balas
By Radenmas on Jan 25, 2010 | Reply
penjahat semakin canggih,sekarang mereka menggunakan keypad tiruan yang ditempel pada keypad asli ATM yang fungsinya merekam data yang dimasukkan oleh nasabah,jadi kita harus juga lebih jeli untuk mengamati apakah keypad ATM yang kita pakai tersebut asli atau tempelan untuk mencegah terekamnya data yang kita miliki.
Balas
By JP on Jan 25, 2010 | Reply
Penjahat tambah lama tambah Kreatif,, tambah banyak pula..
selalu ada cara buat melancarkan aksi..
Kita kudu antisipasi nech,, selalu waspada..!
Balas