Setelah sebelumnya saya membuat berita tentang Penggerebekan Teroris di Solo, dan di posting sebelumnya saya menyebutkan 4 orang yang tewas, dan barusan saya nonton TVONE ternyata dalam penggerebekan tersebut Noordin M Top termasuk salah satu dari 4 orang yang tewas tersebut.

Berikut nama 4 orang yang tewas dalam penggerebekan teroris di solo, Noordin M TOP, hadi Susilo alias Adib, buron teroris Bagus Budi Pranoto alias Urwah, dan Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin.
Berikut konfirmasi dari Kapolri
Markas Besar Polri memastikan bahwa salah satu jasad yang tewas di Solo adalah Noordin M Top. Kepastian itu didapat dari bukti sidik jari yang dicocokkan dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM).
“Minimal 14 titik kesamaan kiri dan kanan. Dari pemeriksaan sidik jari ini 14 titik kesamaan yang bisa dipertanggungjawabkan secara yuridis formal identik dengan DPO yang sembilan tahun kita jadikan target, dia adalah Noordin M Top,” kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.
Menurut Bambang Hendarso, kepastian sidik jari itu sudah dilakukan oleh Pusdokkes Polri. Hasil yang dikeluarkan Pusdokkes Polri itu akhirnya disamakan dengan data yang dimiliki Polisi Diraja Malaysia.
“Alhamdulillah ini kebesaran Allah di bulan suci Ramadhan,” ujar Bambang Hendarso.
Kalau memang betul, Selamat Buat Densus 88, semoga ini menjadi Kado buat Indonesia Menjelang Idul Fitri 1430H.
Support Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

















By niko on Sep 17, 2009 | Reply
akhirnya,,, lebaran agak aman juga dari bom hihihi
Balas
By hasan blog on Sep 17, 2009 | Reply
huh, mudah-mudahan lebaran kali ini berlangsung dengan aman. amien
Balas
By bernandin on Sep 17, 2009 | Reply
Wah, ngak sempat lebaran tuh Noordin
Balas
By arif on Sep 17, 2009 | Reply
hmf… pastikan aja dulu, g usa publikasi dulu, klo salah malah nurdin ketawa donk..
ALLAH SWT senantiasa bersama orang2 yg benar
NKRI Harga Mati dan Bagimu Jiwa Raga Kami!!! demi kejayaan bangsa dan negara kami amin….
Balas
By eko on Sep 17, 2009 | Reply
dengan tewasnya Noordin, moga2 negeri ini gak direcoki lagi oleh orang2 Malaysia yang ngebom di sini
Balas
loloq Reply:
October 7th, 2009 at 2:31 pm
siapa org2 Malaysia? selidiki dulu apa punca dan fakta benarnya. Jagan mengapi2kan aja ya. Cuma satu org pada awalnya yg menuntut di pasentren dan tersalah masuk persatuan dari ribuan org Indonesia di Jawa sendiri. Mgkin harus perbetulkan akidah dan control comunitas muslim Indonesia yg terbanyak di dunia agar tidak banyak yg sesat dan dah banyak noda.
Balas
By aaa on Sep 17, 2009 | Reply
mati 1 tumbuh 1000//// hidup nurdin…
Balas
lucas Reply:
September 18th, 2009 at 10:09 am
ENTE GUOBLOGG EN SARAF YAA…NOORDIN UDAH MODAR DIBILANG HIDUP….KETAUAN GA SEKOLAH PAUD NI ANAK…….
Balas
a Reply:
September 19th, 2009 at 8:24 am
“mati 1 tumbuh seribu”?? loe bakal gue laporin k polisi ntar siang, kayakna loe pendukung noordin deh..mencurigakan.. n loe adalah orang goblok karna otak loe gak ada rasa kemanusiaan.
Balas
By Iklan Baris on Sep 18, 2009 | Reply
Tewasnya Noordin dalam penyergapan di Solo yang dilakukan Densus 88 memang bukanlah akhir segalanya, sebab jaringan-jaringan teroris yang ada di tanah air belum semuanya diberantas. Tapi yang penting, paling tidak peristiwa ini sedikit banyak telah mempersempit ruang gerak teroris itu.
Hmm…mudah-mudahan info terkini hasil tes DNA Nordin M Top tewas meledak dapat dipegang kebenarannya sehingga paling tidak acara mudik lebaran tahun 2009 ini dapat berjalan dengan lancar tanpa ada rasa was-was akan adanya ancaman bom menjelang Hari Idul Fitri 1430H.
Iklan Gratis
Balas
By Kaos Distro on Sep 18, 2009 | Reply
itu fotonya noordin ya?? bgs deh kl dia uda meninggal, mdh2an situasi keamanan bs lbh kondusif..
Balas
By reedhoo on Sep 18, 2009 | Reply
Smoga yg tewas beneran Noordin M Top…
Balas
By anjar on Sep 18, 2009 | Reply
MODIIAAAR rak dapurmu din,,,,noordin !!!
who’s the next fuck huh ?!
we wiil kill you anymore. . …
Balas
By Sarimin on Sep 18, 2009 | Reply
Bos, nama saia ko ada di situ… hik…hikkk…
Balas
By Iklan Gratis on Sep 18, 2009 | Reply
Sebuah akhir yang gemilang bagi korps kepolisian. Kerja kerasnya selama ini dalam melacak gembong teroris tersohor di negeri ini akhirnya membuahkan hasil. Sebuah keberhasilan yang pantas diacungi jempol oleh segenap bangsa Indonesia. Walaupun ada sedikit kekecewaan, karena para teroris tersebut tidak dapat ditangkap hidup-hidup. Namun, kepolisian juga harus tetap waspada dengan sel-sel teroris lainnya yang diyakini masih ada.
Namun sebaliknya apa yang terjadi pada para teroris, terutama Noordin M. Top yang pada akhir hidupnya harus dilalui dengan cara yang mengenaskan. Semoga saja tidak akan ada lagi Noordin-noordin baru yang akan kembali meneror bangsa ini.
Mudah-mudahan ini bisa menjadi pertanda baik bagi stabilitas keamanan negeri ini. Sesuatu yang sangat didambakan oleh siapapun selama ini. Damailah Indonesiaku!.
Iklan Gratis
Balas
By mas on Sep 18, 2009 | Reply
Kalo teroris yg make senjata biokimia ?? Menggunakan obat bius di mobil BUS (mungkin mendekati yaa???). Dan dikhawatirkan itu yg dilakukan oleh KRU-nya Noordin M TOP, yaitu melakukan TERROR.
Tentunya mereka bermula dari GPK (Gerakan Pengacau Keamanan) tapi membuat tipu daya kpd masyarakat bahwa aktifitasnya bukanlah GPK.
Balas
By Toto on Sep 18, 2009 | Reply
saluuuuuuuuut ……….
Balas
By desta on Sep 18, 2009 | Reply
mereka gugur sebagai syuhada…s’moga arwah mereka mendambah wanginya surga dan mendapatkan tempat yg layak disisi-Nya..Amin…
terkutuklah mereka para kafir…
Balas
lucas Reply:
September 18th, 2009 at 10:16 am
wekwekkkkkkkk….kucing ane ketawa ngakak baca tulisan ente bro….yang ada juga langsung masuk neraka jahanam tuh noordin…..
Balas
epsxe Reply:
September 19th, 2009 at 11:15 am
fuck terroris, go to hell noordin dkk!!!!!!!!!
klo emg jihad dgn bom bunuh diri itu benar&masuk surga knp ga Noordin aja tuh yg nglakuin sendiri???? “PIKIR DONK BRO!!!!!!!!!”
Islam ga pnh ngajarkan dgn kekerasan, Islam itu rahmatan lil alamin…
Balas
cobe Reply:
September 21st, 2009 at 12:57 pm
hanya orang2 bodoh dan tolol…yg mendukung orang2 kafir…untuk memecah belah umat ini..!!!
sebagian dari kita tidak menyadari kalo noordin adalah orang islam…jasanya sgt besar sewaktu perang di poso….!!!! ingat itu!
Balas
By terorispengecut on Sep 18, 2009 | Reply
hoiii polri….jangan bangga dulu…kita sebagai warga indonesia jangan tenang dulu…sapa tau ini pancingan aja untuk kita lengah tiba2 ada bom lagi…kita harus ttp waspada dan sigap karna nordin2 yang laen pasti sudah di siap kan…kita semua sebagai warga indonesia harus bahu membahu membrantas teroris yang pengecut….
sekali lagi selamat untuk polri dan pasukannya semoga ini menjadi pelajaran bagi kita untuk saling bergandengan tangan saling bersahabat antar sesama…
Balas
By Aneka Tips on Sep 18, 2009 | Reply
SEP…semoga malaikat Maliq langsung menjemput dia
Balas
By junior on Sep 18, 2009 | Reply
MAMPUUUUS LUU NOOORDIN M TOP, LU KAN SELAIN TERORIS, ADALAH INTELEJEN MAAALINGSIA.
Balas
By JagoanInternet on Sep 18, 2009 | Reply
Hidup Polisi Indonesia yang sudah kerja keras!
Ayo bangsa Indonesia dan para JagoanInternet Indonesia terus berperang melawan terorisme!
Hidup JagoanInternet Indonesia!
Balas
By lina on Sep 18, 2009 | Reply
duh jd pusing baca komen nya
Balas
By Bisnis Online ala Eros on Sep 18, 2009 | Reply
semoga ini adalah akhir daripada teror-teror mengerikan di ngeri ini. bisa dipastikan anak buah noordin bakal ketir-ketir untuk bergerak lagi. atau malah bisa jadi akan ada yang lebih mengerikan dari pada noordin, semoga tidak.
Balas
By Bedjo on Sep 18, 2009 | Reply
Sebenarnya penggrebekan pada suatu rumah di Kampung Kepuh Sari, Solo yang dilakukan oleh DENSUS 88 POLRI target sasarannya mau menciduk Bagus Budi Pranoto alias Urwah, teroris pelaku pengeboman Kedube Australia (Tahun 2003) yang telah divonis tujuh tahun penjara dan saat ini sedang dibebaskan bersyarat untuk melacak informasi tentang situasi terakir keberadaan gembong teroris Noordin M Top. Ketika DENSUS 88 POLRI menggrebek sebuah rumah dimana tinggal Urwah tinggal eeh.. malah dibalas dengan rentetan tembakan senjata api !! “Pucuk Dicinta Ulam Tiba” ternyata gembong teroris dan buronan kelas wahid Indonesia, Noordin M Top ada bersama Urwah di rumah yang digrebek tersebut. Kecurigaan tinggi muncul karena berdasarkan teropong elektronik infra-red hi-tech milik DENSUS 88 POLRI ternyata yang tinggal di rumah tersebut bukan saja Urwah tetapi juga ada tiga orang laki-laki bersenjata lengkap dan sangat-sangat berbahaya ! DENSUS 88 POLRI tidak mau ambil resiko sekecil apapun, upaya strategis penyerbuan tempur ke rumah tersebut segera dianalisis. Setelah disepakati, dengan didukung monitor teropong elektronik infra-red hi-tech, akhirnya sekitar menjelang jam 5 pagi pihak DENSUS 88 POLRI melakukan penyerbuan strategis. Seperti kita ketahui bersama hasilnya, hanya dalam tempo tidak sampai lima belas menit penyerbuan strategis nerakhir dan empat orang penjahat tewas termasuk gembong teroris Noordin M Top ! Bravo ! Bravo ! DENSUS 88 POLRI !! Selamat Atas Keberhasilannya !!! Terima kasih berat DENSUS 88 POLRI..
Balas
By Eri Ricaldo on Sep 19, 2009 | Reply
noordin m top tewas… smg “amarah” juga ikut tewas, agar tdk ada lagi konflik besar
Balas
By omagus on Sep 19, 2009 | Reply
akhirnya..!
semoga ini menjadi akhir yang indah..!
dan bukan suatau awal yang…..
Balas
By Obet on Sep 19, 2009 | Reply
Selamat kepada
densus88………..
Balas
By Witwet on Sep 19, 2009 | Reply
Mampus lho,udh gk bz rayain lebaran,ngerayainx ama cacing2 neraka.
Balas
By liendhajoza on Sep 19, 2009 | Reply
assalamualaikum
walaupun noordin m top sudah menghadap ke sang khalik,,,indonesia tetap harus waspada akan kejahatan yang mungkin akan terjadi
saya berharap semoga tahum inilah tahun terakhir indonesia “menangis”
jangan sampai ada lagi tangisan anak2,istri2,orang tua,bapak2 yang di tinggal
“pergi oleh sanak keluarganya….
amin
Balas
By aert on Sep 20, 2009 | Reply
wah gak jadi lebaran blum sempat cukur jenggot lagi…..udah di nerakaaaaa
Balas
cobe Reply:
September 21st, 2009 at 1:01 pm
jangan so tau jd manusia…blm tentu amal lho ma noordin bagus lho..!!! jgn2 lo yg nyemplung neraka…!!!
Balas
andry Reply:
September 25th, 2009 at 5:01 pm
amal apa yang baik dari nurdin???mengikuti ajaran setan.eh buka mata hati lo kalo keluarga lo yang kena bom baru nyahooo loooo!!!!pake otak loe kalo mau ngebela teroris,jangan kebanyakan nungging pantat lo lebi tinggi dari kepala makanya teroris yang jahat lo bilang bikin amal!!!!
Balas
By DBS Pulsa on Sep 29, 2009 | Reply
semoga teroris yang lain menyusul dapat segera ditangkap…kalo yg blom tertangkap lbh baik tobat duluan biar gak pecah kepala ditembak densus 88,…salut buat densus 88,…salut juga buat rozy.web.id
Balas
By ICA UPS on Sep 29, 2009 | Reply
Penggerebekan terhadap teroris yang menyebabkan tewasnya Noordin M. Top termasuk berita yang melegakan rakyat Indonesia yang selama kira-kira 9 tahun selalu cemas dengan teror bom. Namun, tindakan waspada dan antisipasi terhadap segala kemungkinan teror harus tetap diperhatikan. Semua ini memerlukan kerjasama pemerintah dan rakyat Indonesia.
Balas
By Mr.X on Oct 14, 2009 | Reply
SELAMAT JALAN NOORDIN M TOP.
Selamat jalan saya ucapkan kepada yth Noordin M Top. Kematian telah kamu dapat. Yang tentunya kematian itu adalah suatu resiko yang telah kamu pikirkan jauh sebelum kamu memutuskan untuk menjalani keyakinanmu ini. Lepas dari salah atau benar, saya juga manusia yang dengan segala keterbatasan ini tidak akan mampu untuk menilainya termasuk untuk ikut menilai semua tindakanmu. Kamu hanyalah salah satu dari sekian banyak manusia -2 yang ada didunia ini baik itu yang tercatat atau tidak disepanjang sejarah manusia. Muso & Aidit sang gembong PKI, Diponegoro raja Mataram, Cut Nyak Dien sang ratu Aceh atau Patimura sang gembala dari Ambon. Hanyalah contoh sebagian kecil orang-2 yang dengan segala daya memperjuangkan keyakinannya. Coba kita lihat apa yang mereka dapat? Mereka hanya mendapatkan label – label penghinaan dari kaum penguasa yang mereka lawan plus hadiah Kematian ! Ekstremis atau teroris hanyalah label, yang semuanya harus disandang oleh mereka yang kalah. Siapapun tidak akan bisa menilai salah atau benar, yang ada adalah ikut siapa mereka, pro penindas atau pro tertindas, dan saya kira satu2nya pilihan yang lebih baik adalah ikut kaum aggressor, termasuk saya, jadi maafkan saya
Balas