sisten masinis Kereta Api Argo Anggrek Jiyono menuturkan kronologis kecelakaan tabrakan kereta Argo dengan Kereta Senja Utama.
Menurut Jiyono, ketika itu lampu pengatur perjalanan kereta di lintasan 1 masih menyala merah sehingga KA Argo Anggrek tidak masuk ke jalur itu. Argo Anggrek, katanya, tetap melaju di lintasan 3.
Namun, katanya, masinis terkejut karena beberapa ratus meter dari Stasiun Petarukan terlihat KA Senja Utama berhenti sehingga tabrakan tidak bisa dihindari.
Petugas hingga sekitar pukul 10.00 WIB masih mengevakuasi korban dari gerbong KA Senja Utama, sedangkan KA Argo Anggrek telah meninggalkan lokasi itu untuk melanjutkan perjalanan sekitar pukul 07.05 WIB.
Sekitar pukul 09.00 WIB petugas berhasil mengeluarkan dengan selamat seorang laki-laki dari gerbong KA Senja Utama yang nahas itu untuk selanjutnya membawa ke rumah sakit setempat guna perawatan.
Beberapa saat kemudian seorang korban lainnya berhasil dievakuasi petugas dari gerbong tersebut. Identitas dua korban itu belum diketahui.
Korban tabrakan maut KA Senja Utama dengan KA Argo Anggrek bertambah. Tercatat hingga pukul 09.30 WIB, Sabtu (2/10) data korban tewas di RS Hasyim Ashari atau RSUD Pemalang menjadi 34 orang.
Keluarga korban tabrakan KA Senja Utama dan KA Argo Anggrek mulai berdatangan ke RS Hasyim Ashari. Mereka mulai mencari tahu kondisi sanak famili yang menjadi penumpang kereta tersebut.
“Keluarga korban sudah banyak, mereka mencari tahu di ruang jenazah dan di UGD,” kata petugas RS Hasyim Ashari, Sari saat dihubungi detikcom, Sabtu (2/10/2010).
Dia menjelaskan, di RS Hasyim Ashari atau RSUD Pemalang terdapat 34 korban tewas, 25 sudah dikenali dan 9 lainnya masih belum diketahui identitasnya.
“Untuk korban luka ada 13 orang,” tambah Sari.
Korban tewas di RS Hasyim Ashari yang berhasil dikenali yakni:
Seri Pahaling
Eko Setiawan
Tohirin
Julianto
Budi Setiawan
Fikri Andika
Yeni
Andreas
Bahtiar Okta
Hertiono
Hono Adi Warsito
Ferdi Adinan Sihombing
Budi Suyanto
Maryono
Ismail Anwar
Widaya Sandi semar
Fery Pramono
Eko Suwondo
Bayu Sakti.

















