Hari ini saya mengikutin acara Focus Group Discusion yang membahas kajian sistem informasi dengan Pendekatan Socio Cognitive yang dilakukan oleh LIPI di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Dari LIPI hadir Pak Mahmudi, Ibu Ambar dan dua orang lagi saya tidak tahu namanya. Tujuan mereka ke Kaltim untuk melanjutkan Penelitian mereka yang telah di lakukan pada tahun 2007 lalu, dan hari ini fokus mereka yaitu melakukan diskusi untuk membahas Bagaimana mencari solusi rencana pelaksanaan sharing data sistem informasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Dan yang bertindak menjadi moderator pada acara FGD (Focus Group Discusion) ini adalah Pak Adriyanto dan peserta diskusi ini dihadiri dari beberapa SKPD dan dari teman-teman universitas (pak Dedy dan Pak Awang Kidang).
Dalam diskusi ini banyak sekali permasalahan yang diangkat dan dikemukakan oleh para peserta diskusi, mulai dari masalah jaringan/ infrastruktur yang tidak berjalan optimal, jaringan internet beberapa Instansi banyak yang mati dan sering putus nyambung dan masalah-masalah lainya seperti kurangnya tenaga SDM, kemudian kurangnya komitmen dan kebijakan dari atasan atau pimpinan instansi yang mendukung IT di instansi mereka sampai kemasalah klasik yaitu masalah reward (honor/tunjangan) yang kurang memadai untuk SDM IT.
Dari semua permasalahan yang disampaikan oleh semua peserta diskusi dapat ditarik kesimpulan agar kedepannya permasalahan IT dalam melakukan sharing data dapat diatasi. Seperti kita ketahui dari segi Finansial, Segi Infrastruktur Kalimantan Timur bisa dikatakan sangat mampu dan bisa untuk melakukan itu, tapi faktor itu saja tidak cukup, untuk itulah teman-teman dari LIPI membantu mencarikan solusi agar semua jaringan dan infrastruktur yang sudah tersebar di masing-masing SKPD dan Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur dapat terintegrasi dalam satu database dan jaringan yang baik.
Saya mencoba menyimpulan hasil Diskusi ini antara lain :
- Dasar Hukum dan Komitmen dari Pimpinan
Sebagai tindak awal dalam pelaksanaan sharing data sistem informasi ini perlu dibuatkan payung hukum atau SK sebagai dasar agar para SDM ini dapat bertanggung jawab atas pekerjaan dan komitmen dari pimpinan untuk ikut terjun langsung dalam pelaksanaan sharing data ini agar SDM IT dapat termotivasi dan tersupport langsung dari pimpinan mereka.
- SDM
Perlu dilakukan rekruitmen SDM yang benar-benar mempunyai latar belakang pendidikan IT dan mempunyai kemauan dan kerja keras. Karena Latar Belakang Pendidikan IT saja tidak cukup kalau tidak mempunyai kemauan dan kerja keras. Diharapkan dalam rekruitmen dapat memberdayakan SDM lokal yang ada di Provinsi Kalimantan Timur.
- Infrastruktur
Perbaikan infrastuktur yang ada saat ini agar semua SKPD yang ada dapat terintegrasi dalam satu jaringan yang baik dan aman, karena infrastruktur jaringan yang ada di BPID saat ini mengalami permasalahan diantaranya masalah power (listrik) yang sering hidup mati dan masalah interference radio wireles. diharapkan kedepannya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bisa menggunakan jaringan Fiber Optik agar jalur data dapat lebih cepat dan aman.
- Content
Untuk melaksanakan sharing data sistem informasi tentu perlu dibutuhkan data atau aplikasi yang akan di sharing. Target Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di Tahun 2009 sudah menggunakan Sistem E-procurement sehingga transparansi publik dapat terwujud dan diharapkan sistem tersebut dapat menekan dan mengurangi tindak Korupsi di setiap proses pelelangan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Selain E-Procurement Pemerintah Kalimantan Timur juga akan mengintegrasikan SIMPEG (sistem informasi Kepegawaian) ke seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur dan SIMDA (sistem informasi manajemen keuangan daerah) ke seluruh SKPD yang ada di Provinsi Kalimantan Timur.
- Budaya/ Paradigma Berfikir
Budaya/ pola pikir SDM Pemerintah yang ada saat ini orientasi lebih ke Income (uang) baru hasil pekerjaan (outcome) perlu dilakukan perubahan paradigma, diharapkan kedepannya SDM dilingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim dapat lebih mengutamakan hasil atau output yang berguna yang kemudian para Pimpinan memberikan Reward kepada para SDM IT yang berprestasi di Lingkungan instansinya agar mereka lebih termotivasi dalam bekerja.
Demikianlah hasil kesimpulan diskusi kajian sistem informasi bersama LIPI, semoga dapat bermanfaat untuk teman-teman dalam mengembangkan IT di instansi kalian bekerja.

















By daun on Oct 22, 2008 | Reply
wah.. kebetulan saya juga kuliah di bidang sistem informasi… berguna banget nih nambah2 ilmu
daun´s posting terakhirnya adalah..Hadiah Nobel untuk Penemuan Kocak
Balas
admin Reply:
October 22nd, 2008 at 12:18 pm
seep, semoga bermanfaat yah
Balas
By budi on Oct 22, 2008 | Reply
klo bisa jangan cuma teori um,
langsung praktek aja
budi´s posting terakhirnya adalah..Hijrah & Alexa Rank Naik
Balas
admin Reply:
October 23rd, 2008 at 1:32 am
tenang bro, semua rencana diatas langsung di praktek kan kok, kita liat aja 2009 enar yah
Balas