Jumlah korban tewas pasca bentrokan berdarah Tanjung Priok kemarin masih simpang siur, ada yang bilang korban tewas 3 orang dari Satpol PP saja, tapi dari news okezone mengatakan dari warga juga ada yang tewas 2 orang.
Update :
Korban tewas dalam kerusuhan di kawasan makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, Rabu lalu, bertambah menjadi tiga orang, menyusul meninggalnya Israel Jaya (28) dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Dua orang dipastikan tewas dalam bentrokan berdarah antara warga dan aparat Satpol PP di Koja, Tanjung Priok. Korban tewas ini seluruhnya merupakan aparat Satpol PP. Dua korban tewas itu adalah Satpol PP Jakarta Barat, Ahmad Tadjudin. Ia tinggal di Jalan HH RT 9 RW 1, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sedangkan satu korban lainnya bernama W Soepono.
Tadjudin sendiri sudah dievakuasi ke RS Cipto Mangunkusumo. Sedangkan Soepono ditemukan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) di antara peti kemas di terminal Pelindo II. Kepastian tewasnya Satpol PP ini disampaikan sendiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Priyanto saat berkunjung ke RS Koja pukul 23.00 WIB, Rabu (14/4).
Namun Pemprov sendiri, baru mendapat informasi satu orang yang tewas. “Sementara yang kita terima baru satu yang meninggal, Ahmad Tadjudin. Sudah dibawa ke RSCM,” kata Priyanto yang datang bersama Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Mendagri Gamawan Fauzi seperti dilansir VIVAnews.
Hingga pukul 00.44 WIB, Kamis 15 April 2010, situasi di RS Koja masih mencekam. Empat mobil Satpol PP dibawa ke jalan oleh warga dan dibakar. Warga pun menemukan minuman keras di mobil tersebut.

————————–
Sementara itu dari okezone dikabarkan 2 orang jamaah mbak priok tewas, berikut beritanya
Dalam bentrokan antara massa pengikut Mbah Priok dengan Satpol PP dipastikan dua orang jemaah habib dari pengajian di masjid makam keramat tersebut meninggal dunia.
Korban merupakan bocah berusia sekira 10 tahun dan seorang pemuda berumur 20 tahun. “Korban tewas itu sahid dan jaminannya jannah atau surga. Mereka membabi buta memukul anak kecil yang tidak berdosa,” ungkap Zaki, jamaah Mbah Priok kepada okezone di lokasi makam Mbah Priok, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (14/4/2010).
Saat ini,kata Zaki, kedua korban divisum di RSUD Koja. Meski mendapat serangan dari petugas Satpol PP yang akan membongkar bangunan liar dan PKL, ahli waris dan pengikut Mbah Priok tetap bertahan di dalam area makam.
“Kami masih tetap bertahan di sini. Ketika Satpol PP menyerang, mereka tidak bisa masuk ke makam hanya di luar,” paparnya.
Hal senada dikemukakan Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Salim Alatas. “Kami akan tetap bertahan dan tidak akan mundur,” tandasnya. Kehadiran massa FPI diketahui lantaran ada kabar makam Mbah Priok akan dibongkar. Menurut Habib, pihaknya akan mencegah pihak-pihak yang akan membongkar makam keramat tersebut.

















By abc on Apr 15, 2010 | Reply
Konon katanya mayat Mbah Priok sudah dipindahkan. Mereka mengekeramatkan dan meminta rezeki dari makam tersebut yang mereka anggap sakral. Seharusnya mereka meminta rezeki kepada Allah, bukan makam Mbah Priok. Saya bukannya membela pemerintah, tapi saya juga tidak membela para pelindung makam tersebut. Semestinya mereka bisa menyelesaikan masalah tidak dengan kekerasan. Masa sampai bisa bocah kecil terbunuh.
Balas
By Hosting Murah on Apr 15, 2010 | Reply
Parah Ya Gan
Balas
By Simprong Berkata on Apr 16, 2010 | Reply
Jannah Telah Menanti Saudara Kita yang Syahid Amin Ya Allah Amin…
Dan Mudah Mudahan Allah memberikan Laknatnya Pada petugas Satpol PP yang Menggusur Makamnya mbah Priok,,,
Balas
By Simprong Berkata on Apr 16, 2010 | Reply
Maju Terus FPI,,,
Kita Rapatkan Barisan, Dan Bela Kaum Muslim,
Jangan Mengaku Islam, Bila Anda Menentang Tindakannya FPI,,,
Balas
By juni setiawan on Apr 17, 2010 | Reply
kami tidak minta rizki ke kuburan… mbah priok adalah wali Allah jika memang makam dan jasad mbah telah dipindahkan. tetap kami datang kesana untuk menghormati beliau dan itu tandanya kami tidak minta berkahnya ke kuburan.. karena jika kami minta berkahnya kuburan kamipun akan berbondong-bondong datang ke jasadnya beliau yang katanya telah dipindahkan… pikirkan … kami bukan penyembah jasad… tapi kami menghormati wali Allah dimanapun wali tersebut dikuburkan
Balas
By zain albansary on Apr 24, 2010 | Reply
Astaghfirullah.inna lillahi.mengapa qt sesama muslim mudah diadu domba dan diperdaya oleh kepentingan pragmatis penguasa?mereka semua adalah, setidaknya, manusia, saudara qt. islam adlh rahmatan lil alamin, bkn la’natan lil alamin. islam menghargai perbedaan pendapat krn itu rahmat.mengapa qt masih saling menyalahkan hy krn beda pendapat?sdgkn saudara qt jd korban dan qt hy slg menyalahkan. ingat dan sadarkah qt?Mbah priok adlah tokoh penyebar islam abad 18.sungguh besar jasa beliau menyebarkan islam di nusantara ini.mgkn jk tdk ada beliau, akankah qt yakin qt bs jd muslim spt skrg ni?salahkah mereka yang menghormati beliau dan meneruskan dakwah beliau lwt pengajian, mjls ta’lim,dll?Hy 4JJI yg maha benar.
Balas