Aug
4th

Inilah Daftar 20 Kabupaten/Kota terkaya di Indonesia

Files under Informasi | Posted by admin

Sebanyak 20 kabupaten dan kota di Indonesia mendapatkan transfer dana bagi hasil sumber daya alam dari pemerintah pusat dalam jumlah sangat besar. Bahkan, sangat jauh berbeda dibandingkan dengan puluhan kabupaten lainnya.

Beberapa kabupatan malah mendapatkan dana bagi hasil triliunan rupiah dari tahun ke tahun. Sebut saja misalnya Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur yang mendapatkan bagian dana Bagi Hasil Rp2,5 triliun pada 2009 atau Kabupaten Bengkalis di Riau yang mendapatkan jatah Rp1,5 triliun.

Ini tak sebanding dengan rata-rata kabupaten paling miskin sumber daya alam, kebanyakan di Jawa yang cuma memperoleh ratusan juta rupiah per tahun. Contohnya, seperti Kabupatan Gunung Kidul, Sleman dan Kulon Progo di propinsi Jogjakarta yang masing-masing cuma mendapatkan jatah dana bagi hasil sumber alam, Rp 144-146 jutaan per tahun.

Berdasarkan data yang VIVAnews himpun dari Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat 2009 yang dirilis baru-baru ini, sedikitnya ada 20 kabupaten dan kota yang mendapatkan dana bagi hasil di atas Rp400 miliar per tahun atau 2.700 kali dibandingkan dengan jatah dari Kabupaten Gunung Kidul.

Kabupaten kaya raya tersebut sebagian besar berlokasi di Kalimantan Timur, sebagian lagi tersebar di Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Riau dan Papua. Kalimantan Timur menjadi pusat lokasi pertambangan batu bara, sedangkan Riau dan Kepulauan Riau menjadi tempat pertambangan minyak dan gas.

Dari Papua ada kabupaten Mimika yang mendapatkan jatah Dana Bagi Hasil Rp440 miliar pada 2009. Wilayah di pegunungan Papua ini mendapatkan dana bagi hasil tertinggi dibandingkan kabupaten lain di Papua lantaran menjadi tempat pertambangan emas dan tembaga oleh PT Freeport Indonesia.

Daftar 20 kabupaten penerima dana bagi hasil sumber alam terbesar

NO Kabupaten Propinsi Bagi Hasil (Rp miliar)
1 Kutai Kartanegara Kaltim 2.566,55
2 Bengkalis Riau 1.519,73
3 Kutai Timur Kaltim 1.059,72
4 Siak Riau 993,20
5 Rokan Hilir Riau 911,07
6 Musi Banyuasin Sumsel 858,45
7 Kampar Kaltim 679,32
8 Kutai Barat Kaltim 670,60
9 Pasir Kaltim 593,64
10 Berau Kaltim 553,26
11 Bulungan Kaltim 482,82
12 Samarinda Kaltim 480,19
13 Nunukan Kaltim 478,34
14 Panajam Pasir Utara Kaltim 477,03
15 Bontang Kaltim 476,83
16 Malinau Kaltim 462,34
17 Tarakan Kaltim 454,55
18 Balikpapan Kaltim 441,60
19 Natuna Kep Riau 440,24
20 Mimika Papua 424,33

Pemerintah memperoleh penerimaan sumber daya alam pada tahun lalu sebesar Rp138,96 triliun. Itu setara dengan 61 persen dari total Rp227,06 triliun penerimaan negara bukan pajak. Penerimaan itu berasal dari pendapatan minyak dan gas bumi, pertambangan umum, kehutanan, perikanan dan pertambangan panas bumi. Penerimaan terbesar berasal dari minyak bumi yang mencapai Rp90 triliun.

Dari total penerimaan sumber daya alam, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pemerintah membagikan ke daerah dalam bentuk bagi hasil sumber daya alam yang menjadi bagian Pemda. Total yang dibagikan Rp36,86 triliun. Bagi hasil terbanyak berupa minyak bumi Rp14,6 triliun, gas bumi Rp11,5 triliun dan pertambangan umum Rp 7,2 triliun.

Penerimaan sumber daya alam 2009 sesungguhnya menurun jauh atau Rp85 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Itu disebabkan penurunan harga rata-rata minyak mentah Indonesia dari US$101 per barel pada 2008 menjadi US$58 per barel pada 2009.

Meski sumber alamnya kaya raya, namun tidak selalu identik dengan kondisi penduduknya. Di Kaltim, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Juli 2009, prosentase penduduk miskin memang relatif kecil, bahkan turun dari 9,51 persen pada Maret 2008 menjadi 7,73 persen pada Maret 2009.

Tetapi, di Papua, jumlah penduduk miskin masih sangat tinggi, bahkan naik yakni dari 37,08 persen pada Maret 2008 menjadi 37,53 persen pada Maret 2009. Mungkin ini juga menjadi salah satu bagian yang membuat situasi di Papua kerap bergejolak. (sumber vivanews)

Artikel Terkait


11 Responses to “Inilah Daftar 20 Kabupaten/Kota terkaya di Indonesia”

  1. By Bisnis Internet on Aug 4, 2010 | Reply

    Kalimantan emang gak ada matinya yak… sugih sugih…

    salam

    Balas

  2. By h3r0w1n on Aug 6, 2010 | Reply

    he…..
    jadi wajar aja kalau wacana untuk pemindahan ibu kota negara pindah ke pontianak, apa lagi kalu pindah ke kaltim. buktinya sebagian besar upeti banyak dari kaltim. kalau bang rozy yang persidennya, kalau boleh usul pindah ke bontang aja ibu kota negaranya!!. hikk……hikkk……… :D

    Balas

    nanang Reply:

    sedikit koreksi,,, ibukota bukan pindah ke pontianak mas, tapi ke Palangkaraya.. hehehehe…,

    Balas

  3. By marwan on Aug 6, 2010 | Reply

    kaltim memang negeri kaya raya, semoga pemimipin di sana tidak korupsi, biar rakyat kaltim pada makmur.

    Balas

  4. By dapat dollar on Aug 7, 2010 | Reply

    klu sistemx kyak gni, membuat kab xg miskin akan tetap miskin nw

    Balas

  5. By Demam berdarah on Aug 9, 2010 | Reply

    subhanallah besr2 juga pndptn nya tapi napa gigh maju-maju ya?
    yhanks sharenya
    tasikmalaya gugh masuk gan heheheh

    Balas

  6. By biji jabon on Aug 12, 2010 | Reply

    sebaiknya dana bagi hasil bisa dikelola dengan sebaikbaiknya demi kemakmuran masyarakat,jangan sampai dikorup

    Balas

  7. By rey on Aug 20, 2010 | Reply

    sudah tepat kalau ibukota RI pindah ke kalimantan..

    penghasil devisa yang besar buat negara, tapi kadang dilupakan.

    Balas

  8. By kurniawan on Jul 15, 2011 | Reply

    alhamdulillah negara kita mempunyai banyak kekayaan alam,,,tapi mengapa masih banyak pengemis dan orang miskin di negri ini…terutama di kukar…karna saya lahir disana…mudah mudahan bangsa ini menjadi bangsa yang beriman..amin,,demi tegaknya kejayaan umat muslim.

    Balas

  9. By Teras K. Hope on Sep 2, 2011 | Reply

    Lagi-lagi kaltim, tapi kenapa ya

    Balas

  10. By orang jawa barat on Sep 10, 2011 | Reply

    kalimantan banyak yg kaya tapi rakyatnya masih saja begitu

    Balas

Post a Comment

Tautan komentar adalah nofollow free.