UPDATE Jumlah Korban Tewas Gempa Chili 8,8 Skala Richter berjumlah 300 orang lebih (28/2)
Data terbaru tentang jumlah korban gempa dahsyat yang mendorong sejumlah negara di Pasifik mengeluarkan peringatan ancaman tsunami itu disampaikan Kementerian Dalam Negeri Chile.
Sementara itu, jaringan pemberitaan “Australian Broadcasting Corporation” (ABC) melaporkan hampir seluruh negara di Pasifik, termasuk Australia, sudah mengeluarkan peringatan ancaman tsunami.
Getaran gempa yang terjadi sekitar Pukul 03.34 waktu setempat atau 13.34 WIB itu tidak hanya dirasakan di Tonga dan Samoa tetapi juga Selandia Baru.
Bahkan, wilayah Hawai (Amerika Serikat), Rusia dan Jepang juga dalam kondisi waspada.
Gelombang setinggi empat meter telah pun mencapai pantai Kepulauan Marquesas, Polinesia Prancis, namun tidak ada laporan tentang korban jiwa akibat tsunami tersebut.
Gelombang setinggi dua meter juga menghantam pulau-pulau di dekat pusat gempa di utara kota “Conception” namun kekuatannya diperkirakan melemah saat bergerak ke kawasan perairan Pasifik.
Dengan demikian, dampak tsunami akibat gempa Chili ini relatif kecil terhadap Australia.
Hanya saja, sirine bahaya tsunami yang mengingatkan warga agar bergerak ke lokasi yang lebih tinggi sempat diaktifkan di Hawai.
Peringatan akan datangnya gelombang yang lebih tinggi juga dikeluarkan pejabat terkait Selandia Baru setelah Kepulauan Chatham timur negara itu mulai dihantam gelombang setinggi setengah meter.
Biro Meteorologi Australia pun sempat mengeluarkan peringatan ancaman tsunami di Negara Bagian Queensland, New South Wales, Victoria, dan Tasmania.
Dalam perkembangan lain, Presiden Barack Obama mengatakan, pemerintahnya siap membantu Chili seraya meminta masyarakat di daerah bencana agar senantiasa mendengarkan instruksi pejabat setempat.
“Hal terpenting yang Anda dapat lakukan adalah mendengarkan secara seksama instruksi pejabat pemerintah di tempat Anda,” katanya.
Presiden Obama mengatakan, umat manusia tidak dapat mengontrol alam namun umat manusia bisa dan harus bersiap menghadapi bencana yang datang.
“Berbagai indikasi awal (dampak gempa) menunjukkan ratusan orang tewas dengan kerusakan yang besar,” katanya.
Gempa yang terjadi sekitar Pukul 03.34 waktu setempat atau 13.34 WIB itu merusak sejumlah bangunan di ibu kota Santiago dan memutus aliran telepon dan listrik di beberapa bagian negara itu.
Seorang warga Chili bahkan menggambarkan gempa berkekuatan 8,8 pada Skala Richter itu seperti “kiamat”.
Badan Survei Geologi AS (USGS) mengatakan pusat gempa itu terletak di 90 kilometer sebelah utara kota Concepcion, Chili selatan-tengah, dengan kedalaman 35 kilometer. (antara)






















By Tips Online on Feb 28, 2010 | Reply
Salam kenal…
Balas
By beranda jiwa on Feb 28, 2010 | Reply
sungguh mengharukan derita mereka….semoga mereka diberikan kekuatan yah….oh iya bang….tukeran linknya dong…..aku tunggu jawabannya yah bang
Balas
By travelinous on Feb 28, 2010 | Reply
ngeri amat bencananya
Balas
By marsudiyanto on Feb 28, 2010 | Reply
Ngeri sekali…
Kalau sudah nggak ramah, alam lebih ngeri dari apapun…
Balas
By Jingga on Mar 1, 2010 | Reply
semoga saja musibah seperti ini tidak terjadi di indonesia, coz negara kita sudah terlalu banyak bencana…
Balas
By info dalam kubus on Mar 2, 2010 | Reply
serem bos,,,
jd inget gempa jogja dulu…
Balas
By inung on Mar 3, 2010 | Reply
dibalik ujian pst da hikmahnya
Balas
By ciiwank on Mar 4, 2010 | Reply
smoga mereka dberi ktabahan dr yang maha kuasa.. amiin..
Balas
By sibarania on Mar 7, 2010 | Reply
semua yang terjadi apapun bentuk kejadian itu, semuanya merupakan ujian, teguran bagi kita. Semoga para sahabat, teman dan orang tua yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan atas apa yang telah menimpa keluarga mereka di chili
Balas
By asepz on Mar 10, 2010 | Reply
wew mengerikan…………
Balas