Film dokumenter tentang pria penghibur atau gigolo di Pantai Kuta, Bali, hingga Ahad (25/4), terus menuai protes dari warga dan tokoh masyarakat Kuta. Menurut mereka, film berjudul Cowboys Paradise ini dinilai tak menyampaikan fakta sebenarnya di lapangan meski fenomena gigolo diakui ada di Kuta. Selain itu, film yang disutradarai Amit Virmani ini juga dianggap menyimpang karena menyebut Kuta sebagai surga wisata seks bagi ribuan turis wanita.
Cuplikan film bisa disaksikan di situs pengunduh video Youtube. Film dibuka dengan salam perkenalan dari seorang pria dewasa yang mengaku berprofesi sebagai gigolo di Kuta. Selain itu, pria berambut panjang serta berkacamata ini juga menawarkan jasanya untuk menemani seorang turis wanita asing selama berlibur di Kuta .
Terkait keberadaan gigolo di Pantai Kuta, pihak satuan tugas Pantai Kuta menyatakan rutin menggelar razia gigolo. Razia terutama ditujukan kepada gigolo yang merugikan turis dan merusak citra pariwisata Bali.

















By Hosting Murah on Apr 27, 2010 | Reply
Wah tu film sebenar na bagus lho
Balas
By ulan on Apr 28, 2010 | Reply
walah ndak bisa di liat video nya
Balas
By Bisnis Online on Apr 29, 2010 | Reply
ada2 aja yach
Balas
By Bayley Steve on Apr 30, 2010 | Reply
Oooohhh…… bangsa dan negaraku koq begini….? Kapan bisa bebas dari hal-hal seperti itu……?
Balas
By tips menulis on May 6, 2010 | Reply
seharusx yg dilarang adalah film yg bertema pornografi & mengandung SARA. kalo GIGOLO tdk memuat konten pornokenapa dilarang ?
ada kexcenderungan yg dilarang pd film ini adalah TEMA-nya.. pdhal itu tdk melanggar UU apapun.. selama skenariox berakar pd riset yg dpt dipertanggungjawabkan, why not !?
Balas