Mengapa saya katakan misi Sangkuriang ? mungkin temen-temen tahu dengan kisah legenda Sangkuriang yang membangun 1000 Candi dalam waktu semalam, kira-kira pekerjaan yang akan saya lakukan ini seperti itulah.
Ceritanya begini….
Kali ini saya ingin curhat sedikit, tentang kerjaan kemarin membantu acara Video Conference terkait acara Sosialisasi Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 (sosialisasi pemilu legislatif) tanggal 9 April nanti.
Jadi ceritanya kemarin tanggal 24 akan diadakan rapat pengurus Deskpilkada Pemilu 2009 Provinsi Kaltim di Samarinda dengan pengurus Deskpilkada yang ada di kota Tarakan.
Senin malam (23 maret) saya ditelpon oleh teman saya Lukman, dia menjelaskan bahwa besok pak Sekda (syaiful teteng) akan melakukan tele conference di tarakan dengan Pengurus Deskpilkada di Samarinda, dan saya diminta membantu untuk memasangkan jalur VPN yang ada di Kantor Gubernur ke Gedung Kesbanglinmas yang merupakan Kantor Sekretariat Pemilu 2009. Gedung kesbang linmas tersebut terletak di belakang kantor Gubernur. Acara Conference tersebut akan dilaksanakan pada hari selasa jam 2 siang. Saya kaget.. kok mendadak gini. Acaranya besok dikasih tahu baru malam.
Pagi harinya Pimpinan lukman yang menelpon, dan meminta tolong untuk membantu agar Video Conference tersebut dapat berjalan dengan baik, karena jalur VPN yang dimiliki oleh Kantor Gubernur mempunyai Bandwidth yang cukup besar yaitu 2 MB. Akhirnya saya menyanggupi, setelah meminta izin dengan pimpinan dan menyelesaikan pekerjaan kantor saya, Jam 9 saya pergi ke Gedung Sekretariat Pemilu 2009 tersebut. Sampai disana sudah ada teman-teman dari Dinas Kominfo.
Karena waktunya sempit, kemudian saya membagi tugas, 2 orang menyiapkan ruangan dan tv untuk Video Conference, 2 orang saya suruh tarik kabel LAN ke Kantor Gubernur yang jaraknya kurang lebih 200 M, karena jaraknya jauh jadi setiap 100 M saya kasih 1 Switch Hub, biar packet data tidak loss. Kemudian saya, Adit dan Dayat ke NOC untuk setting Router VPN.
Sampai di NOC ketika login di Router VPN dan coba ngeping dan telnet ke Router VPN yang ada di Tarakan ternyata Router nya mati, tidak bisa di ping dan di telnet, karena teman yang ke Tarakan masih di pesawat, belum sampai jadi kita menghabiskan waktu dengan ngobrol-ngobrol sampai jam 11. (Semestinya 1 hari sebelum acara harus sudah ada di tempat).
Ternyata masalah tidak sampai disitu saja, Router VPN yang rencana awal akan dipakai tidak bisa di upgrade Bandwidthnya dari 256 Kbps ke 512 Kbps, dan kami menunggu lagi orang Telkom yang ada di Tarakan untuk mengganti dengan Modem Deslam baru agar bisa di set bw nya jadi 512. Tak terasa sudah jam 12.30 kami kelaparan dan memutuskan untuk break makan siang. Jam 1 kami kembali lagi. Setelah setting IP dan Bandwidth kami kembali ke Sekretariat Deskpilkada Pemilu 2009 tadi, ruangan sudah diset, dan Kabel LAN sudah dipasang, setelah set IP di perangkat Vicon dan coba untuk ngeping ke perangkat Vicon di Tarakan berhasil, tapi begitu Dial tidak bisa. Aneh bin Ajaib, di Ping bolak balik bisa, tapi di Dial tidak bisa. Ada 30 menit kami coba tapi tetap tidak bisa. Waktu menunjukkan pukul 1.30 tinggal setengah jam lagi nih. Plan kedua kami siapkan juga, webcam pun di instal, kemungkinan terburuk ya pake webcam aja dah. Windows neetmeeting juga di coba, tapi ada masalah lagi, gambar yg diterima hang, nggak tau apa komputernya yang nggak suport atau webcamenya yang eroor.
Bener-bener stress dah, akhirnya saya suruh temen ganti kabel, dan coba Dial lagi ternyata bisa, buset dahhh ini dimainin ama Penunggu Kantor atau siapa yak….. Kalau kabel pertama rusak atau salah krimping pasti ngeping ke IP PVN tarakan nggak akan reply begitu juga sebaliknya, aneh kan…
Tepat jam 2 baru bisa terkoneksi dengan Tarakan, Tamu undangan pun datang dan siap melakukan teleconference, ternyata masalah belum selesai juga, Peserta di tarakan tidak mendengar suara kami yang ada di Samarinda, setelah di perbaiki akhirnya suara bisa di dengar meskipun putus-putus.
Bener-bener proyek mission imposible kata Dayat. Kemarin bener-bener hari yang melelahkan bagiku.
ini ada beberapa foto-fotonya, nggak sempat banyak foto








By Abi on Mar 25, 2009 | Reply
Membaca smua kejadian di atas saya simpulkan komisinya GEDE:)).
Balas
deden Reply:
March 25th, 2009 at 4:10 pm
Wah jangan berprasangka begitu Abi, kalau Rozy yang saya kenal bukan org yang seperti itulah. Wallahualam.
btw. Jangan – jangan si penunggu kantornya memang sdh Sisco Certified juga mas, jadi dia juga mau ikutan nyetting.
Balas
admin Reply:
March 26th, 2009 at 2:29 pm
kekekkeke
kalau sudah ada penunggu yg hebat berarti nggak perlu pegawai donk hihihihi
Balas
admin Reply:
March 26th, 2009 at 2:28 pm
sampai sekarang belum dapat komisi bro
niat saya ya membantu mensukseskan saja
di kasih ya syukur namanya juga rezeki
Balas
By Abi on Mar 26, 2009 | Reply
Ya gpp kang kalo di kasih kan ga boleh di tolak namanya jg rejeki :d
Balas
By satria.permana on Mar 26, 2009 | Reply
Hebat,,, Saluut,,,
good job bro!
Balas
By sely sap on May 31, 2009 | Reply
harusnya bikinin kopi item 2 gelas + GF sebungkus ama tempe mendoan taruh di nampan. diletakkan di dekat hub kabel 200meter.
maksudnya tuh, biar kalau lu lu pada BT tinggal samperin tuh sesaji. khan enak. HArus Begitu emang. PNS emang dah di gaji tapi lo Tupoksi over capacity apa ga boleh di kasih tambahan rejeki. wekekekek ekekee
ajarin seting xampp biar bisa ngenet dongk. badnwidth 3 Mbps (2 MB 1:1, speddy 1 mb unlimit). PEngin cms joomla ama aplikasi eleranig dibikin go inet.
ym sely_tekfunghan@yahoo.co.id fb sely sap
thanks, selamat mengabdi …
Balas
By mauritz on Jun 2, 2009 | Reply
Wah itu pakai Vicon lifesize yah. ternyata ada misi sangkuriang juga nie.
saya juga spesialis Vicon mungkin ada yg bisa tuker pendapat.
Balas
By zubed on Mar 18, 2010 | Reply
Bagi Temen temen yang butuh informasi Video conference bisa hubungi, ane….
Tandberg Video Conference System
Balas
By rojali on Aug 12, 2010 | Reply
artikel+infonya ok!bs buat nambah wawasan…..
tp masalah analogi sangkuriang-nya yang kurang pas…..sebab setahu saya,yang membangun 1000 candi (candi Prambanan) semalam itu namanya pangeran Bandung Bandawasa (baca:Bondowoso),bukan Sangkuriang…..Sangkuriang itu yang “membuat” gunung Manglayang dan gunung Tangkuban Perahu…..
btw, nice post! :-bd
Balas