Setelah kurang lebih seminggu pak Awang Faroek menduduki jabatan barunya sebagai Gubernur Kalimantan Timur, saya belum merasakan perubahan yang begitu signifikan, mungkin karena masih terlalu dini dan perlu waktu untuk mempelajari situasi dan langkah-langkah apa yang perlu dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi Kaltim baik dari segi ekonomi, pendidikan, pertanian atau segi lainnya kearah yang lebih baik lagi dari kondisi-kondisi sebelumnya.
Menjadi Gubernur tentu bukan pekerjaan mudah dan gampang, dan saya yakin pak Awang Faroek bersama wakil beliau pak Farid mampu memberikan yang terbaik bagi Kaltim.
Saya sendiri seandarinya menjadi Gubernur tentu akan pusing 7 keliling karena belum mempunyai pengalaman-pengalaman dibidang politik maupun pemerintahan, tapi tidak ada salahnya kan berandai-andai hehehhe namanya juga menghayal :p

Seandainya aku jadi gubernur aku akan menyisihkan 20 % Anggaran Belanja Pemerintah Daerah untuk dana Pendidikan, agar masyarakat Kaltim tidak tertinggal dalam dunia pendidikan, biaya sekolah di gratiskan sampai tingkat SMA dan untuk perguruan tinggi akan di subsidi dari 20 % dana APBD tadi.
Yang menjadi cita-cita utama jika aku menjadi Gubernur adalah menjadikan Samarinda sebagai Cyber City seperti kota Yogyakarta. Konsep Cyber City ini adalah sebuah kota yang didalamnya kita dengan mudah menemukan berbagai perangkat teknologi informasi dalam kegiatan rutin warganya. Biasanya, yang menjadi tolak ukur sebuah kota cyber adalah akses internet.
Sekarang, akses internet merupakan sebuah keharusan dari sebuah kota. Karena dengan internet kita akan mudah berkomunikasi dan mencari tahu hal-hal dari belahan dunia manapun. Dengan internet, kita akan memasuki sebuah dunia tanpa batas dan tanpa sekat. Tentu saja, kita harus bijak menggunakannya. Teknologi selalu saja bermata dua. Tergantung dari pemakainya.
Seandainya aku jadi Gubernur, Target Pertama yang akan kulakukan adalah Pemasangan hot spot Wi-Fi gratis di sejumlah tempat terbuka di Samarinda, seperti taman-taman kota, tempat-tempat olahraga, lokasi bandara, pelabuhan, terminal bis, pusat-pusat perbelanjan modern dan tempat-tempat wisata lainnya akan semakin memudahkan masyarakat untuk beraktifitas secara lebih leluasa dalam satu waktu yang bersamaan.
Berwisata sambil berkirim email, menyantap makanan sambil mengerjakan tugas kantor, duduk di mall sambil chatting dan Ngeblog dengan Sahabat dan Bloger lainnya adalah contoh-contoh aktifitas yang sering dijumpai di tengah masyarakat kota Samarinda, itulah yang menjadi harapan saya. Pendeknya, aktifitas apapun yang dilakukan tidak akan mengganggu pekerjaan inti di kantor.
Saya ingin Masyarakat Kota Samarinda lebih memaksimalkan perkembangan teknologi informasi yang berkembang sangat pesat saat ini, para Profesional, pebisnis, pendidik dan para mahasiswa dapat bekerja secara paralel tanpa terikat waktu dan tempat.
Tentunya pekerjaan ini tidaklah mudah, perlu komitmen dan kerja keras yang tinggi dari Pemerintah dan kerjasama dari Semua Provider ISP yang ada. Belajar dari pengalaman saya waktu berkunjung di Kota Yogyakarta, Yogya Cyber City sudah berjalan selama kurang lebih 5 tahun dan dalam waktu 5 tahun tersebut semua fasilitas dan infrastruktur dikerjakan oleh Pihak Kedua (outsourcing) bukan di kerjakan oleh Pemerintah, nah yang terjadi di Kota Samarinda saat ini semua pekerjaan IT di kerjakan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri. Karena keterbatasan SDM dan tingginya pekerjaan dinas yang lainnya jadilah pekerjaan dan pengembangan ICT tersebut berjalan tidak sesuai harapan.
Selain Komitmen dan Kerja keras yang tinggi, faktor Brainware juga sangat penting. Pemerintah bersama Akademisi, stakeholder dan masyarakat bersama sama menyusun rencana strategic untuk penerapan konsep Cyber City tersebut.
Perancangan ICT master plan (grand design) untuk suatu provinsi idealnya harus dimulai dengan melakukan gap analysis yang akan memberikan gambaran konkret tentang kondisi ICT saat ini. Gap analysis ini diperoleh dengan membuat perbandingan antara komponen atau faktor-faktor yang dibutuhkan dengan kondisi infrastuktur ICT yang ada saat ini (existing infrastructure).
Dengan dukungan dan komitmen serta kerjasa sama yang kuat antara Pemerintah, Stakeholder dan Masyarakat Kaltim semua cita-cita diatas dapat terwujud, dan sangatlah mungkin.
Tak terasa sudah dua jam aku berandai-andai, waktunya kembali kerja nih, masa ngeblog terus nggak kerja sih :p.








By zoel on Jan 7, 2009 | Reply
hahahahha amin
zoel´s posting terakhirnya adalah..Wanita itu tidak pernah lelah
Balas
blogngeblog - belajar ngeblog di sini Reply:
January 7th, 2009 at 12:23 pm
Walah, berat tugas Gubernur itu…. Pokoknya kalau mau jadi pemimpin itu harus punya sifat amanah,,, pasti dah semuanya menjadi baik
Balas
By ipanks on Jan 7, 2009 | Reply
bwakakakaka rozyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy gila ikam lah.ketemu lagi dengan dirimu disini say.
kayapa kabar ikam wal? hmmm pasti ikam lupa dengan diriku lah mentang-mentang wayahini sudah sukses lah.
masih chatting di dalnet kada wal? kabar bubuhannya kayapa wal?
bwakakakaka kada menyangka unda bisa ketemu lagi
ipanks´s posting terakhirnya adalah..Cerita Waktu Ronda
Balas
admin Reply:
January 7th, 2009 at 11:34 am
hehehe
nggak mungkin lupa lah aku sama km panks
masih ingatlah
aku masih stay di #samarindahack dalnet
cuma sekarang monitor2 aja
nggak aktif lagi
btw dimana loe sekarang pank ?
Balas
By ogekdedy on Jan 7, 2009 | Reply
Dahulu saya juga pernah berimajinasi seperti yang anda lakukan, tapi berbagai kendala selalu saja menghantui perwujudan fasilitas Wi-fi dengan maksud agar seluruh atau pun siapa saja, kapan saja,dimana saja dan dalam situasi apapun juga boleh mengakses internet. Tapi pemerintah, dan bukan hanya pemerintah, kalangan swasta pun dan entah siapa pun itu, berkilah bahwa anggaran tidak hanya untuk pengadaan dan perwujudan imajinasi yang belum tentu dapat dimanfaatkan oleh segala lapisan,
Apabila pun fasilitas wi-fi sebagaimna yang kita bayangkan ini terwujud, kita ragu akan perkembangan industri sewa-menyewa sejenis warnet yang saat ini lagi ngetren bagi yang belum mampu membeli secara cas perangkat internet yang diperlukan.
Ide, gagasan dan imajinasi yang kita tawarkan, masih belum masuk akal bagi pemerintah, swasta dan masyarakat negara berkembang indonesia tercinta kita ini.
Semoga suatu saat ide cemerlang yang dah sama – sama kita impikan dan bayangkan (kalau saudara di kota samarinda, dan aku dikota sibolga, sumatera uatar) ini dapat terwujud dikemudian hari nanti, aamin
Balas
admin Reply:
January 7th, 2009 at 11:40 am
memang sulit tapi kenapa kota yogyakarta, makassar bisa ?
kenapa samarinda atau sibolga sumut tidak bisa
tentu bisa dan sangat mungkin kan pak
masalah fasilitas atau infrastruktur daerah saya Kaltim sudah mendukung dan siap
tinggal komitmen dan dukungan dari PEmerintah nya saja lagi yang perlu untuk mewujudkan konsep cyber city ini
soal warnet
meskipun yogya sudah menjadi cyber city tetap saja warnet2 masih bertaburan dan laku keras di yogya
asal harga bersaing, kan tidak semua masyarakat kota kita memiliki laptop. mereka masih butuh pc di warnet untuk melakukan browsing.
thanks komentarnya pak
Balas
By fajarseraya on Jan 7, 2009 | Reply
yaa…ntar pasti saya pilih…salam kenal yaa…
fajarseraya´s posting terakhirnya adalah..Sekolah Rawan Kekerasan
Balas
By adi on Jan 7, 2009 | Reply
langsung aja mas daftarin jadi CAGUB nanti pasti tak pilih, tp warnet2 msh bisa idup ngga ya, soalnya aq idup cuman dr warnet . .
adi´s posting terakhirnya adalah..SMS Donasi Untuk Rakyat Palestina
Balas
admin Reply:
January 7th, 2009 at 3:22 pm
ngak lah bro
ini kan cuma andai2 aja
warnet bisa tetap hidup kok, kan nggak semua orang punya laptop :p
Balas
By Nias Zalukhu on Jan 7, 2009 | Reply
Hahahaha… keren euy kalo gubernur ngantor seperti gambar di atas hehehe
Makasih ya mas partisipasinya
Nias Zalukhu´s posting terakhirnya adalah..Jadi Serigala Bukan Penipu
Balas
admin Reply:
January 8th, 2009 at 8:20 am
nggak usah pake pakaian dinas ya bang
hehehhehe
nyantai banget
Balas
By Tongkonan on Jan 8, 2009 | Reply
Konsep Cyber City-nya bagus tuh…, saya suka. Daftar jadi calon Gubernur aja mas, siapa tahu benar2 terpilih.
Tongkonan´s posting terakhirnya adalah..Blog Strategi + Manajemen
Balas
admin Reply:
January 8th, 2009 at 8:22 am
hehehehe
bisa aja nih
itu kan cuma uneg2 ku aja
Balas
By kunarso on Jan 11, 2009 | Reply
ide yang bagus, saya berharap ide ini dapat lebih cepat terwujud tanpa harus berandai-andai. Apabila ide ini sampai kepada Bapak Awang yang telah dilantik menjadi Gubernur InsyaAllah akan mendapat respon karena akan lebih cepat untuk mempublikasikan semboyan MEMBANGUN KALTIM UNTUK SEMUA. Apalagi kata beliau pada saat pembukaan Pameran Pendidikan tgl 10 Januari yang lalu semboyan itu boleh ditambah di depannnya dan untuk itu saya menambahkan kata “ikhlas” jadi “IKHLAS MEMBANGUN KALTIM UNTUK SEMUA”
kunarso´s posting terakhirnya adalah..TATACARA SHALAT GERHANA
Balas
admin Reply:
January 11th, 2009 at 11:22 am
thanks komentarnya pak
semoga saja dengan kepemimpinan pak awang faroek bisa membawa perubahan kearah yg lebih baik buat kaltim
Balas
By Aji Monoarfa on Jan 11, 2009 | Reply
Pengen banget tuh punya ruang kerja dirumah kaya diatas…
Salam kenal ya.. ternyata orang samarinda toh. Saya juga lahir disamarinda tapi merantau sejak baby di Jakarta.
Aji Monoarfa´s posting terakhirnya adalah..Surat Terbuka Untuk Joko Susilo
Balas
admin Reply:
January 11th, 2009 at 12:31 pm
salam kenal pak
moga keinginannya terwujud ya
Balas
By belajar ngeblog on May 28, 2010 | Reply
wah moga jadi gubernur ngeblog mas xixixixi
Balas