<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Abu Bakar Ba’asyir: Gus Dur Murtad</title>
	<atom:link href="http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/</link>
	<description>Blogger Samarinda,Tips SEO, Bisnis Online,  Pasang Iklan Murah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 06:26:16 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: erwin</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-26192</link>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 10:21:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-26192</guid>
		<description>Siapa yang mengkafir/memurtadkan seorang muslim yg lain maka dia (yg menyatakan) sebenarnya telah mentasbihkan dirinya sesuai ucapannya.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa yang mengkafir/memurtadkan seorang muslim yg lain maka dia (yg menyatakan) sebenarnya telah mentasbihkan dirinya sesuai ucapannya&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: brado</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-23330</link>
		<dc:creator>brado</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2011 16:56:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-23330</guid>
		<description>emank g ade yg ngalahin agama islam kecuali dr bangsax sndiri .........!!!!!!!!!!!!  qt cmua hrs tau n ngerti apa makna dr islam itu sendiri ...????
ISLAM adalah DAMAI - RAHMATAN LIL &#039;ALAMIN  =  PENERANG/MEMBAWA DAMAI PD SELURUH ALAM, jd yg pnting adalah qt sbagai ummat Islam hrs bisa membawa kedamaian pd seluruh alam yaitu semua MANUSIA (tanpa memandang status,Agama,ras,bhs, dsb.), HEWAN/Binatang, TUMBUHAN dsb yg diciptakan oleh TUHAN. ingat cmua saudaraku, MANUSIA adalah = MANUNGSO (Manunggale Roso) seng kanggonan onok Roso Enak lan Ora Enak, seng kanggonan Mulyo yo Murko, seng kanggonan DzatTullah yo SifaTullah. Makax yg pnting qt punya pegangan hidup dlm tatanan Syar&#039;i dan jangan lupa disertai dengan hidup lakunya.
contoh: qt diberi seorg hadiah dgn mengucap Terima Kasih (dlm prakteknya bibir hanya ucap terima kasih tetapi maknanya dr kata itu, kita juga Terima dan juga Kasih ke org lain, jangan di maknakan terima sendiri aja, ok temanku smua ...........!!!!!!!!!!! Salam Kedamaian Lahir &amp; Bathin .!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>emank g ade yg ngalahin agama islam kecuali dr bangsax sndiri &#8230;&#8230;&#8230;!!!!!!!!!!!!  qt cmua hrs tau n ngerti apa makna dr islam itu sendiri &#8230;????<br />
ISLAM adalah DAMAI &#8211; RAHMATAN LIL &#8216;ALAMIN  =  PENERANG/MEMBAWA DAMAI PD SELURUH ALAM, jd yg pnting adalah qt sbagai ummat Islam hrs bisa membawa kedamaian pd seluruh alam yaitu semua MANUSIA (tanpa memandang status,Agama,ras,bhs, dsb.), HEWAN/Binatang, TUMBUHAN dsb yg diciptakan oleh TUHAN. ingat cmua saudaraku, MANUSIA adalah = MANUNGSO (Manunggale Roso) seng kanggonan onok Roso Enak lan Ora Enak, seng kanggonan Mulyo yo Murko, seng kanggonan DzatTullah yo SifaTullah. Makax yg pnting qt punya pegangan hidup dlm tatanan Syar&#8217;i dan jangan lupa disertai dengan hidup lakunya.<br />
contoh: qt diberi seorg hadiah dgn mengucap Terima Kasih (dlm prakteknya bibir hanya ucap terima kasih tetapi maknanya dr kata itu, kita juga Terima dan juga Kasih ke org lain, jangan di maknakan terima sendiri aja, ok temanku smua &#8230;&#8230;&#8230;..!!!!!!!!!!! Salam Kedamaian Lahir &amp; Bathin .!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wakidi</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-21088</link>
		<dc:creator>wakidi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Mar 2011 18:06:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-21088</guid>
		<description>@ziza:
lo kayak dah paham literatur islam aja....seberapa jauh sih lo tau tentang GUS DUR?...jadi orang yg gentle bung. dulu beliau hidup diem aja ga pernah tanya jawab sama dia...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ziza:<br />
lo kayak dah paham literatur islam aja&#8230;.seberapa jauh sih lo tau tentang GUS DUR?&#8230;jadi orang yg gentle bung. dulu beliau hidup diem aja ga pernah tanya jawab sama dia&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cep soleh</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-20767</link>
		<dc:creator>cep soleh</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 02:36:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-20767</guid>
		<description>memang kita sulit kalau ngasi tau sama orang yang sudah kufur, karena Allah telah mengunci hatinya , Pendengarannya sudah ditulikan, dan penglihatannya sudah dibutakan. sehingga tidak bisa membedakan mana yang bathil dan mana yang hak, Selamat berjuang Ustd. Abu, Semoga anda selalu diberikan kekuatan untuk menegakkan yang hak dan memerangi kebatilan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang kita sulit kalau ngasi tau sama orang yang sudah kufur, karena Allah telah mengunci hatinya , Pendengarannya sudah ditulikan, dan penglihatannya sudah dibutakan. sehingga tidak bisa membedakan mana yang bathil dan mana yang hak, Selamat berjuang Ustd. Abu, Semoga anda selalu diberikan kekuatan untuk menegakkan yang hak dan memerangi kebatilan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mumtazhhid</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-17576</link>
		<dc:creator>Mumtazhhid</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2010 05:33:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-17576</guid>
		<description>Lanjutan 
sekarang bagaimana tentang kekafiran/kemurtadtan seorang Gus Dur atau yang lainnya menurut agama islam. 
Maka kita lihat pernyataan/perbuatannya menunjukan kekafiran atau tidak kalau ya , ya harus kita kafirkan jagan sungkan2/malu2 sebab ini perintah Allah. apa yang dilakukan oleh orang yang paling kita hormati itu apa pasti selalu benar/tidak salah meskipun putranya seorang yai pun kalo salah ya tetap berdosa sama halnya dengan kita. kalo dia benar2 salah melakukan kekafiran harus/wajib kita kafirkan, atau nasihati dan suruh bertaubat. dengan bahasa ekstrim mintai dia bertaubat kalo tidak mau bunuh dia, tetapi kita tidak boleh begitu sebeb negara kita negara hukum (Pancasila) yang berlaku ya hukumdi atas.

Kita ini lebih mendahulakan perasaan dari opada dalil dan kerung siapnya menghadap perbedaan baik kelompok yang mudah mengkafirkan maupun kelompok yang tidak mau dikafirkan padahal sudah jelas keterangannya. 
dan yang mengkafirkan cenderung berlebihan sedangkan yang dikafirkan lebih cenderungkan ta&#039;asub serta takildnya lebih menguasainya kurangnya kesiapan menerima dalil.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lanjutan<br />
sekarang bagaimana tentang kekafiran/kemurtadtan seorang Gus Dur atau yang lainnya menurut agama islam.<br />
Maka kita lihat pernyataan/perbuatannya menunjukan kekafiran atau tidak kalau ya , ya harus kita kafirkan jagan sungkan2/malu2 sebab ini perintah Allah. apa yang dilakukan oleh orang yang paling kita hormati itu apa pasti selalu benar/tidak salah meskipun putranya seorang yai pun kalo salah ya tetap berdosa sama halnya dengan kita. kalo dia benar2 salah melakukan kekafiran harus/wajib kita kafirkan, atau nasihati dan suruh bertaubat. dengan bahasa ekstrim mintai dia bertaubat kalo tidak mau bunuh dia, tetapi kita tidak boleh begitu sebeb negara kita negara hukum (Pancasila) yang berlaku ya hukumdi atas.</p>
<p>Kita ini lebih mendahulakan perasaan dari opada dalil dan kerung siapnya menghadap perbedaan baik kelompok yang mudah mengkafirkan maupun kelompok yang tidak mau dikafirkan padahal sudah jelas keterangannya.<br />
dan yang mengkafirkan cenderung berlebihan sedangkan yang dikafirkan lebih cenderungkan ta&#8217;asub serta takildnya lebih menguasainya kurangnya kesiapan menerima dalil.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mumtazhhid</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-17575</link>
		<dc:creator>Mumtazhhid</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2010 05:02:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-17575</guid>
		<description>Sebagian Umat ini (umat islam) sangat mudah mengkafirkan &quot;ini termasuk sifat berlebihan/melampaui batas, dan sebagian yang lain acuh tak acuh aliyas menggampangkan/meremehkan/mencepelekan, mengabaikan syaria&#039;at Allah.  kesemuanya ini adalah dilarang agama islam dan ini adalah tipu daya syaetan disebabkan jauhnya terhadap ilmu atau lemahnya terhadap akidah islam yang benar dua su=ifat di atas yakni &quot;sifat-sifat berlebihan dan sifat-sifat meremahkan&quot; 
sedangkan yang benar adalah tengah-tengah /ummatan wasathah.

Sebagaimana Allah berfirman:
&quot;Awalam yahkumu bimaa anzalaAllahu faulaa ika humul kaafirun/munafiqun, musriqun dsb.
Barangsiapa yang tidak melaksanakan hukum Allah turunkan maka mereka adalah kafir, dsb.. 
dengan maksud ayat di atas adalah bukan kafir secara mutlak tetapi harus kita lihat dari teks ayat maupun konteks masyarakat kita apakah mereka betul-betul menolak hukum islam secara mutlak taupun karena melaksanakan hukum ini kondisis keterpaksaan?
ada dua kaidah untuk menghukumi mereka sbb:
Pertama: Mereka berkeyakinan bahwa hukum Al Qur&#039;an &amp; Assunnah sudah tidak layak untuk diterapkan pada zaman sekarang ini (modern)mereka beranggapan bahwa AlQur&#039;an &amp; Assunnah tidak mampu menyelesaikan segala problema kehidupan umat manusia sekarang ini. dengan keyakinan seperti ini baik dengan perkataan dan perbuatannya Maka mereka kafir harus kita hukumi/tetapkan mereka kafir kalo tidak kita tetapkan maka kita yang kafir begitulah konsekkuweninya(sebab ini perintah). antara iman dan kafir telah jelas.
Kedua: Mereka berkeyakinan Bahwa hukum islam (Al Qur&#039;an dan Assunnah)yang benar (kebenaran Absolud) sedangkan selainnya adalah salah/tidak benar. dengan keyakinan seperti ini dan terbukti baik perkataan maupun perbuatan (hati urusan Allah) Bhwa maka mereka tidak kafir dan tiodak boleh dikafirkan. sebeb mereka melaksanakan hukum ini atas dasar keterpaksaan. atau tidak mempunyai wewenang/kekkuwasaan. wajib adalah pemerintah...
Kesimpulannya kita tidak boleh mengkafirkan sebelum jelas keterangan dari pelakunya baik perkataan maupun perbuatan. dan kita qwajib mengkafirkan kalo memang mereka benar-benar menunjukkan kekafirannya dengan dasar perkataan dan perbuatannya sesuai yang Allah SWT kafirkan/tetapkan dan ini tidak boleh ragu..kearena ini juga perintah.
ada tambahan boleh kita mengatakan &quot;barangsiapa yang tidak melaksanakan hukum yang Allah turunkan adalah kafir. dan ini sifatnya umum /nakirah bukan jelas /Ma&#039;rifat, initidak menunjuk perorangan maka boleh sednagkan kalo perorangan (jelas) maka tidak boleh sebelum ada keterangan yang jelas dari yang bersangkutan.
Maka karena itu setiap bicara agama ini perlu dalil dan ker=terangan dari ulama&#039; yang sesuai dengan bidangnya/ka[pasitas keilmuannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagian Umat ini (umat islam) sangat mudah mengkafirkan &#8220;ini termasuk sifat berlebihan/melampaui batas, dan sebagian yang lain acuh tak acuh aliyas menggampangkan/meremehkan/mencepelekan, mengabaikan syaria&#8217;at Allah.  kesemuanya ini adalah dilarang agama islam dan ini adalah tipu daya syaetan disebabkan jauhnya terhadap ilmu atau lemahnya terhadap akidah islam yang benar dua su=ifat di atas yakni &#8220;sifat-sifat berlebihan dan sifat-sifat meremahkan&#8221;<br />
sedangkan yang benar adalah tengah-tengah /ummatan wasathah.</p>
<p>Sebagaimana Allah berfirman:<br />
&#8220;Awalam yahkumu bimaa anzalaAllahu faulaa ika humul kaafirun/munafiqun, musriqun dsb.<br />
Barangsiapa yang tidak melaksanakan hukum Allah turunkan maka mereka adalah kafir, dsb..<br />
dengan maksud ayat di atas adalah bukan kafir secara mutlak tetapi harus kita lihat dari teks ayat maupun konteks masyarakat kita apakah mereka betul-betul menolak hukum islam secara mutlak taupun karena melaksanakan hukum ini kondisis keterpaksaan?<br />
ada dua kaidah untuk menghukumi mereka sbb:<br />
Pertama: Mereka berkeyakinan bahwa hukum Al Qur&#8217;an &amp; Assunnah sudah tidak layak untuk diterapkan pada zaman sekarang ini (modern)mereka beranggapan bahwa AlQur&#8217;an &amp; Assunnah tidak mampu menyelesaikan segala problema kehidupan umat manusia sekarang ini. dengan keyakinan seperti ini baik dengan perkataan dan perbuatannya Maka mereka kafir harus kita hukumi/tetapkan mereka kafir kalo tidak kita tetapkan maka kita yang kafir begitulah konsekkuweninya(sebab ini perintah). antara iman dan kafir telah jelas.<br />
Kedua: Mereka berkeyakinan Bahwa hukum islam (Al Qur&#8217;an dan Assunnah)yang benar (kebenaran Absolud) sedangkan selainnya adalah salah/tidak benar. dengan keyakinan seperti ini dan terbukti baik perkataan maupun perbuatan (hati urusan Allah) Bhwa maka mereka tidak kafir dan tiodak boleh dikafirkan. sebeb mereka melaksanakan hukum ini atas dasar keterpaksaan. atau tidak mempunyai wewenang/kekkuwasaan. wajib adalah pemerintah&#8230;<br />
Kesimpulannya kita tidak boleh mengkafirkan sebelum jelas keterangan dari pelakunya baik perkataan maupun perbuatan. dan kita qwajib mengkafirkan kalo memang mereka benar-benar menunjukkan kekafirannya dengan dasar perkataan dan perbuatannya sesuai yang Allah SWT kafirkan/tetapkan dan ini tidak boleh ragu..kearena ini juga perintah.<br />
ada tambahan boleh kita mengatakan &#8220;barangsiapa yang tidak melaksanakan hukum yang Allah turunkan adalah kafir. dan ini sifatnya umum /nakirah bukan jelas /Ma&#8217;rifat, initidak menunjuk perorangan maka boleh sednagkan kalo perorangan (jelas) maka tidak boleh sebelum ada keterangan yang jelas dari yang bersangkutan.<br />
Maka karena itu setiap bicara agama ini perlu dalil dan ker=terangan dari ulama&#8217; yang sesuai dengan bidangnya/ka[pasitas keilmuannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wijhatul Haq</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-14582</link>
		<dc:creator>Wijhatul Haq</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 02:46:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-14582</guid>
		<description>By Ronney on Jan 8, 2010 &#124; Reply
Kenapa kita semua harus berselisih? Kenapa harus ada sebutan kafir? Kenapa bisa menilai orang lain baik atau buruk?Bisa mengatakan orang lain murtad? Suci kah si Ustad Abu,lahir dan hidup tanpa dosa atau kesalahan kah? Kita manusia tak pantas menilai org lain seperti itu biarlah Tuhan yang menilai kita bukan manusia yg sama punya dosa seperti kita

Kata2 di atas terlihat Jelas dari orang2 JIL atau calon kader JIL bisa jadi JIL tanpa sadar.
Tau ndak kalo AlQur&#039;an itu diturunkan untuk menghukumi baik kafir mukmin, muwahid musyrik, ahlul bid&#039;ah  ahlul  sunnah, dsb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>By Ronney on Jan 8, 2010 | Reply<br />
Kenapa kita semua harus berselisih? Kenapa harus ada sebutan kafir? Kenapa bisa menilai orang lain baik atau buruk?Bisa mengatakan orang lain murtad? Suci kah si Ustad Abu,lahir dan hidup tanpa dosa atau kesalahan kah? Kita manusia tak pantas menilai org lain seperti itu biarlah Tuhan yang menilai kita bukan manusia yg sama punya dosa seperti kita</p>
<p>Kata2 di atas terlihat Jelas dari orang2 JIL atau calon kader JIL bisa jadi JIL tanpa sadar.<br />
Tau ndak kalo AlQur&#8217;an itu diturunkan untuk menghukumi baik kafir mukmin, muwahid musyrik, ahlul bid&#8217;ah  ahlul  sunnah, dsb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wijhatul Haq</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-13821</link>
		<dc:creator>Wijhatul Haq</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 02:51:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-13821</guid>
		<description>Ust. Abu menyampaikan islam terlalu apa adanya karena beliau tidak ada motif/interes apapun kecuali satu apa itu? bagaimana syari’at islam tegakdimuka bumi, ini sebagai oreientasi hidupnya selama hayat masih dikandung badan lain halnya dengan kebanyakkan atau sebagian para pendakwah islam lainnya utamanya dakwah selebriti : mungkin ingin terkenal, ingin selamat, biasa-biasa saja. tidak mau ambil risiko dsb. Mungkin ini tidak sependapat dari Ust. Abu tetapi tidak ada salahnya sebagai gagasan, saya .
Bahwa musuh utama Ust. Abu adalah orang-orang munafiq yang dan  orang-orang kafir musryik baik dari dalam maupun  dari luar yang selalu menghalang-halangi dan mempenjarakannya dan membuat opini public agar terkesan imit islam di tengah-tengah masyarakat arogan, radikal, teroris, pemaksaan (HAM) suversif tidak demokrasi, islam konservatif, dsb. Dan nama-nama yang sangar lainnya untuk selalu di alamatkan kepada islam khususnya islam konservatif (wahabi), dengan persepsi dan devinisi tafsir  teks  maupun ,konteks mereka-mereka yang tidak se aliran atau sepaham dengan islam Salaf (wahabi) (mereka si Jil &amp; si Ulil) bahwa mereka sangat  ta’jub mengakui acung jempol bahwa islam konservatif adalah sebuah gerakan islam murni (islam yang masih lurus sebagaimana yang telah di ajarkan dan terapkan oleh Nabi SAW dan para sahabatnya (salaf) dan secara otomatis dia mengakui pemahamannya bahwa islam (JiL) yang mereka dakwahka /tawarkan dalam masyarakat adalah sebuah kepalsuan maksudnya bukan asli/murni yakni islam ala kampungan aliyas munafiq terang-terangan  Lihat perkataannya si Ulil … dalam artikelnya…?!
Kembali Kapada Ust. Abu 
Selama ada Ust. Abu dakwah syar’at maka orang-orang munafiq sangat geram/dan panas telinganya sebab apa? Karena dalam hatinya ada penyakit sebagaimana firman ALLAH khusus menerangkan cirri-ciri orang-orang munafiq sungguh mena’jubkan Allah mengingatkan kita yang beriman (QS: Al Baqarah: ayat  8 sampai ayat 20) 
Pertama: Mereka-mereka yang sangat berperan dan menentukan untuk memusuhi Ust. Abu adalah mereka yang mempuyai peran dalam kekuasaan (aparat) dan awam dalam islam maksudnya jahil dalam agamanya dengan dalih menjaga persatuan dan ,kesatuan NKRI apalagi ada pihak-pihak yang terkait yang merasa dirugikan baik dari dalam negeri mapun luar negeri maka mereka siap membantu dan terlibat baik secara meteri maupun selainnya. Kedua: pihak-pihak Media masa baik elektronik, cetak maupun media selinnya. Ketiga: Orang-orang khusus mereka selalu mengikuti perkembangan tentang dunia islam kususnya Ust. Abu. Selalu membuat sekanario mengkait-kaitkan dan membuat data/bukti rekayasa dsb. Ini secara ke umum mental-mental orang munafiq sedangkan orang non islam kafir selalu mensponsori (dana) apalagi masyarakat kita miskin dan sangat mudah dimanfaatkan …  Keempat:  Dukungan dari pusat apapun keputusannya maka uanglah yang dimenangkan apalagi tentang kasus seorang Ust. Abu misalnya  masalah korupsi selama ini tidak pernah ada yang terselesaikan aliyas tuntas. Hanya sandiwara/dagelan. Masak menghukum mati Teroris bisa korupsi tidak bisa ???? tanda Tanya KABA’ IRRR</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ust. Abu menyampaikan islam terlalu apa adanya karena beliau tidak ada motif/interes apapun kecuali satu apa itu? bagaimana syari’at islam tegakdimuka bumi, ini sebagai oreientasi hidupnya selama hayat masih dikandung badan lain halnya dengan kebanyakkan atau sebagian para pendakwah islam lainnya utamanya dakwah selebriti : mungkin ingin terkenal, ingin selamat, biasa-biasa saja. tidak mau ambil risiko dsb. Mungkin ini tidak sependapat dari Ust. Abu tetapi tidak ada salahnya sebagai gagasan, saya .<br />
Bahwa musuh utama Ust. Abu adalah orang-orang munafiq yang dan  orang-orang kafir musryik baik dari dalam maupun  dari luar yang selalu menghalang-halangi dan mempenjarakannya dan membuat opini public agar terkesan imit islam di tengah-tengah masyarakat arogan, radikal, teroris, pemaksaan (HAM) suversif tidak demokrasi, islam konservatif, dsb. Dan nama-nama yang sangar lainnya untuk selalu di alamatkan kepada islam khususnya islam konservatif (wahabi), dengan persepsi dan devinisi tafsir  teks  maupun ,konteks mereka-mereka yang tidak se aliran atau sepaham dengan islam Salaf (wahabi) (mereka si Jil &amp; si Ulil) bahwa mereka sangat  ta’jub mengakui acung jempol bahwa islam konservatif adalah sebuah gerakan islam murni (islam yang masih lurus sebagaimana yang telah di ajarkan dan terapkan oleh Nabi SAW dan para sahabatnya (salaf) dan secara otomatis dia mengakui pemahamannya bahwa islam (JiL) yang mereka dakwahka /tawarkan dalam masyarakat adalah sebuah kepalsuan maksudnya bukan asli/murni yakni islam ala kampungan aliyas munafiq terang-terangan  Lihat perkataannya si Ulil … dalam artikelnya…?!<br />
Kembali Kapada Ust. Abu<br />
Selama ada Ust. Abu dakwah syar’at maka orang-orang munafiq sangat geram/dan panas telinganya sebab apa? Karena dalam hatinya ada penyakit sebagaimana firman ALLAH khusus menerangkan cirri-ciri orang-orang munafiq sungguh mena’jubkan Allah mengingatkan kita yang beriman (QS: Al Baqarah: ayat  8 sampai ayat 20)<br />
Pertama: Mereka-mereka yang sangat berperan dan menentukan untuk memusuhi Ust. Abu adalah mereka yang mempuyai peran dalam kekuasaan (aparat) dan awam dalam islam maksudnya jahil dalam agamanya dengan dalih menjaga persatuan dan ,kesatuan NKRI apalagi ada pihak-pihak yang terkait yang merasa dirugikan baik dari dalam negeri mapun luar negeri maka mereka siap membantu dan terlibat baik secara meteri maupun selainnya. Kedua: pihak-pihak Media masa baik elektronik, cetak maupun media selinnya. Ketiga: Orang-orang khusus mereka selalu mengikuti perkembangan tentang dunia islam kususnya Ust. Abu. Selalu membuat sekanario mengkait-kaitkan dan membuat data/bukti rekayasa dsb. Ini secara ke umum mental-mental orang munafiq sedangkan orang non islam kafir selalu mensponsori (dana) apalagi masyarakat kita miskin dan sangat mudah dimanfaatkan …  Keempat:  Dukungan dari pusat apapun keputusannya maka uanglah yang dimenangkan apalagi tentang kasus seorang Ust. Abu misalnya  masalah korupsi selama ini tidak pernah ada yang terselesaikan aliyas tuntas. Hanya sandiwara/dagelan. Masak menghukum mati Teroris bisa korupsi tidak bisa ???? tanda Tanya KABA’ IRRR</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wijhatul Haq</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-13664</link>
		<dc:creator>Wijhatul Haq</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 02:53:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-13664</guid>
		<description>Ternyata Anda-anda yang membela Gus Dur cara berfikirnya Kampungan serpeti Si Ulil atau si JIL bahwa pernyataan antum adalah ber akidah Pluralis &quot;Baik Kampungan secara Kultur sosiologis/ mauopun Kampungan secara Tiologis 
1. Kampungan sosiologis lebih mengedepankan taklid buta, aliyas kuper termasuk JIL,tanpa sadar emangnya secara faktual Jil didominasi kaum kampungan murni yang masih utun, dan paling mudah dipengaruhi ...!
2. kampungan teologis termasuk kampung kota orang awam di perkotaan tradisi klultur ke NUan mereka kenal islam secara instan melalu baca surat kabar, klajian umum tanpa menghiraukan sumber ke otentikannya ini termasuk kampungan kerena Awam dalam akidah islam yang benar bedanya yang pertama lebih taklid daripada yang kedua contoh dan fakta bisa dibhuktikan Bhawa JIL adalah Kampungan .... sebab paling mudah dipengaruhi lain halnya dengan slam mederat ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata Anda-anda yang membela Gus Dur cara berfikirnya Kampungan serpeti Si Ulil atau si JIL bahwa pernyataan antum adalah ber akidah Pluralis &#8220;Baik Kampungan secara Kultur sosiologis/ mauopun Kampungan secara Tiologis<br />
1. Kampungan sosiologis lebih mengedepankan taklid buta, aliyas kuper termasuk JIL,tanpa sadar emangnya secara faktual Jil didominasi kaum kampungan murni yang masih utun, dan paling mudah dipengaruhi &#8230;!<br />
2. kampungan teologis termasuk kampung kota orang awam di perkotaan tradisi klultur ke NUan mereka kenal islam secara instan melalu baca surat kabar, klajian umum tanpa menghiraukan sumber ke otentikannya ini termasuk kampungan kerena Awam dalam akidah islam yang benar bedanya yang pertama lebih taklid daripada yang kedua contoh dan fakta bisa dibhuktikan Bhawa JIL adalah Kampungan &#8230;. sebab paling mudah dipengaruhi lain halnya dengan slam mederat &#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wijhatul Haq</title>
		<link>http://www.rozy.web.id/bengkel-hati/abu-bakar-ba%e2%80%99asyir-gus-dur-murtad/comment-page-1/#comment-13558</link>
		<dc:creator>Wijhatul Haq</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 04:32:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.rozy.web.id/?p=3005#comment-13558</guid>
		<description>kalau memang orang2 gak sepaham dengan Ust. Abu silahkan aja diskusi sama beliau sejauh mana pemahaman anda tentang Din jangan lempar batu sembunyi tangan itu namanya mental-mtel aliyas mental JIL kalo di ajak bicara Islam /hukum islam pasti tidak akan candak/nuntut (tdk dapat mengikuti) karena cara berpikirnya acak-acakan lari sana lari sini ujung2nya gedabus alasan HAM, Demokrasi, Gender, emansifasi, toleransi, ke anekaragaman, sosial budaya, sosio, antropolo, filosuf, dsb... bagi orang awan seolah2 orang intelek2 pantas keluarga  NU mengangkat Ulil pemuda intelek karena apa secara keumuman tdk candak basa Ulil, apalagi melawan Ulil bahasanya aja gak tau baru dengan aja udah terpukau mas Ulil pantasan sama dengan ulil dudu, dulunya kang ulil juga Jumut...hahahaha..!

ttg Ust. Abu ...Bahwa Al Qur&#039;an banyak mengungkap ciri2 orang sesat/menafik syirik..dsb. saya yakin bahwa org2 yang mengikuti haw nafsu selama ada uSt. Abu pastiilah mereka gregetan dan panas telinganya karena pengikut setan...setan kalu dengan ayat2 al Qur&#039;an kan kepanasan wajarlah !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau memang orang2 gak sepaham dengan Ust. Abu silahkan aja diskusi sama beliau sejauh mana pemahaman anda tentang Din jangan lempar batu sembunyi tangan itu namanya mental-mtel aliyas mental JIL kalo di ajak bicara Islam /hukum islam pasti tidak akan candak/nuntut (tdk dapat mengikuti) karena cara berpikirnya acak-acakan lari sana lari sini ujung2nya gedabus alasan HAM, Demokrasi, Gender, emansifasi, toleransi, ke anekaragaman, sosial budaya, sosio, antropolo, filosuf, dsb&#8230; bagi orang awan seolah2 orang intelek2 pantas keluarga  NU mengangkat Ulil pemuda intelek karena apa secara keumuman tdk candak basa Ulil, apalagi melawan Ulil bahasanya aja gak tau baru dengan aja udah terpukau mas Ulil pantasan sama dengan ulil dudu, dulunya kang ulil juga Jumut&#8230;hahahaha..!</p>
<p>ttg Ust. Abu &#8230;Bahwa Al Qur&#8217;an banyak mengungkap ciri2 orang sesat/menafik syirik..dsb. saya yakin bahwa org2 yang mengikuti haw nafsu selama ada uSt. Abu pastiilah mereka gregetan dan panas telinganya karena pengikut setan&#8230;setan kalu dengan ayat2 al Qur&#8217;an kan kepanasan wajarlah !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 1.184 seconds -->

