Jan
10th

Mengapa Belanja Online Lebih Menguntungkan

tips belanja online

Belanja online sekarang makin menjadi bagian dari gaya hidup. Meskipun berbelanja ke toko biasa, entah itu di mal atau di pasar tradisional, seringkali menjadi sarana untuk berekreasi, tapi toko online juga menyediakan pengalaman belanja yang unik. Karakter dari toko online tersebut juga sangat bermanfaat dan lebih menguntungkan daripada berbelanja dengan cara biasa. Enggak percaya? Simak beberapa buktinya di sini.

1. Menghemat waktu dan biaya. Menghemat biaya dalam arti mengurangi ongkos naik taksi, ongkos bensin, atau ongkos parkir, ketika Anda berangkat ke mal. Juga mengurangi biaya jajan, karena saat ke mal Anda tentu juga tergoda untuk berhenti untuk ngopi-ngopi. Menghemat waktu karena Anda tak perlu berkeliling dari toko yang satu ke toko yang lain untuk membandingkan harga dan modelnya. Dengan berbelanja online, Anda tinggal memainkan mouse untuk berpindah toko. Bahkan, Anda bisa melakukannya sambil tiduran.

2. Toko online selalu memperbaiki diri. Sebab, mereka dapat menerima masukan langsung dari pembelinya. Apa yang kurang dapat diperbaiki, dan apa yang menjadi kelebihan dapat terus ditingkatkan. Tidak demikian dengan toko biasa. Anda tak bisa komplain ke pemilik toko karena pemiliknya biasanya tak ada di tempat. Jika antrian di kasir terlalu panjang, Anda menyerah. Toko yang normal juga tak akan tahu siapa saja yang memasuki tokonya, dan mengapa Anda membatalkan belanja Anda di tokonya. Melalui web analytic, online store bisa mengetahui kebiasaan pelanggannya, dan mengoptimalkan layanannya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

3. Toko biasa tak menyediakan layanan search box. Alangkah enaknya bila kita bisa masuk ke toko dan memasukkan informasi ke komputer untuk melihat apakah benda yang Anda cari masih tersedia. Sudah repot bertanya pada petugas penjual, ternyata product knowledge-nya parah dan cenderung ngawur. Kesal, kan? Hal ini tidak terjadi dalam layanan toko online. Setiap barang biasanya juga dibedakan dalam kategori masing-masing sehingga memudahkan pencarian. Mereka juga akan selalu merespons komentar Anda di message boards atau e-mail.

4. Di toko biasa, para pembeli tidak saling berinteraksi. Dengan demikian, mereka tak terbiasa saling memberikan informasi mengenai barang yang dibeli. Di toko online, Anda bisa membaca testimoni dari para pelanggan yang merasa puas dengan barang atau layanan yang diberikan. Anda juga mengetahui apa saja kekurangan toko ini dari pelanggan tersebut. Toko tentu tak akan membiarkan komentar negatif ini memengaruhi keinginan calon pembeli lain untuk berbelanja, bukan? Karena itu, mereka selalu berusaha memperbaiki layanan.

5. Toko biasa tak menyediakan rekomendasi. Kalaupun staf penjualnya memberi rekomendasi, seringkali tak sesuai keinginan atau selera Anda. Toko online seperti Amazon, misalnya, juga memberikan rekomendasi mengenai barang-barang lain yang mungkin ada kaitannya dengan barang yang Anda cari. Jadi seandainya barang yang Anda cari tak tersedia, Anda bisa mendapatkan alternatif lain.

6. Tak perlu menerima gangguan lain. Di toko biasa, kadang Anda harus berdesakan, berebut barang dengan orang lain, atau mendengar anak yang merengek. Belum lagi mendengarkan musik yang berdentum-dentum memekakkan telinga, mendengar staf penjual yang sibuk bercanda sendiri dengan staf toko sebelah (karena tokonya sepi pengunjung), atau merasakan pendingin udara yang terlalu dingin. Di toko online, hal ini jelas tak Anda temui.

Jan
9th

Spesifikasi dan Harga Acer Aspire S3 Ultrabook

Files under Gadget, Informasi | Leave Comment

acer aspire s3 ultra book

Hampir semua orang menginginkan hal ini dalam sebuah perangkat komputer: ukuran yang pas, tipis, ringan, memiliki desain yang sedap dipandang tapi tetap memiliki kemampuan yang luar biasa. Acer meluncurkan Acer Aspire S3, menjadi ultrabook pertama yang dipasarkan di Indonesia. Peluncuran yang digelar hari ini juga menjadi kali pertama di dunia, bersamaan dengan peluncuran produk yang sama di Taiwan.

Ultrabook merupakan rancangan notebook masa depan dari Intel yang menyatukan keunggulan yang dimiliki notebook dan tablet. Ultrabook ini bisa memberikan performance sekuat notebook namun memungkinkan penggunaan fleksibel, cepat dan selalu terkoneksi seperti produk tablet. Dengan ultrabook, profesional bisa melakukan aktivitas editing dokumen yang selama ini kurang didukung oleh tablet.

Pada saat yang sama, mereka tak perlu membuang waktu membuka dan menghidupkan perangkat seperti ketika memakai notebook. Fitur utama pendukung Acer Aspire S3 ialah Instant On.

“Untuk menyalakan, Anda hanya perlu membuka ultrabook. Untuk mematikan, cukup menutupnya, tidak perlu shut down,” kata Jason Lim, Country Manager Acer Group Indonesia dalam konferensi pers hari ini.

Ada 2 macam mode sleep yang dimiliki Acer Aspire S3, yakni Sleep dan Deep Sleep. Pengguna cuma butuh 1,5 detik untuk menghidupkan ultrabook dari mode Sleep dan hanya perlu 6 detik untuk menghidupkan dari mode Deep Sleep.

Fitur lain juga berkaitan dengan soal instan, yakni Instant Connect. Untuk mengakses internet, misal terhubung dengan fasilitas WiFi, hanya perlu 2,5 detik. “Kecepatan ini 4 kali lebih cepat dari kecepatan notebook konvensional,” cetus Jason.

Fitur instan yang dimiliki ultrabook Acer ini berhubungan dengan daya tahan baterai. Baterai Acer Aspire S3 bisa tahan selama 50 hari dalam mode Deep Sleep dan bisa tahan selama 7 jam untuk penggunaaan ultrabook secara normal.

“Baterai sangat durable, bisa mencapai 3,5 tahun lama pemakaian, lebih lama dari baterai notebook yang hanya tahan 1 tahun. Baterai tahan hingga 1000 kali recharge,” tambah David Lee, Associate Vice President of Mobile Computing Business Unit Acer Inc.

Ultrabook Acer ini didesain dengan ukuran 13,3 inci, memberikan kenyamanan bagi pengguna yang mengetik lama. Sementara beratnya yang cuma 1,4 kg dan dibungkus material aluminum kokoh membuatnya ringan dan cocok bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Ultrabook ini juga didukung dengan prosesor Intel Core generasi kedua untuk mengoptimalkan performance.

Tersedia juga varian lengkap dengan HDD sampai 500 GB untuk mendukung penyimpanan beragam data serta media. Rencananya, ultrabook ini sudah tersedia di pasar Indonesia.

Harga di Samarinda saja 5,5 Juta, untuk Daerah Jakarta tentu lebih murah lagi, bisa saja 5 juta.

Jan
8th

Download Facebook Messenger untuk Windows

facebook messenger

Setelah terlanjur “bocor” di Internet, akhirnya Facebook merilis secara resmi messenger untuk Windows buatannya. Sebelumnya saat sedang diuji coba, link file instalasi aplikasi chattingini terpublikasi dan akhirnya banyak pengguna yang mencoba meng-install-nya.

Facebook Messenger sebelumnya telah tersedia untuk perangkat mobile. Setelah bekerja dengan baik di ponsel pintar, Facebook kemudian membuat aplikasi ini untuk PC atau laptop berbasis Windows.

Facebook khawatir ada pihak yang memanfaatkan “kebocoran” ini dengan memberikan link download palsu, yang filenya berisi virus. Mengantisipasi hal tersebut, Facebook pun mempublikasikan link resmi untuk meng-install Facebook Messenger. Yang menarik, ternyata alamat URL untuk download aplikasi yang dipublikasikan Facebook tersebut, sama dengan alamat URL yang dipublikasikan sebelumnya.

Facebook Messenger adalah aplikasi chat mirip Yahoo Messenger atau Skype. Hanya saja, untuk masuk ke dalam Facebook Messenger tentu harus login menggunakan akun Facebook yang telah dimiliki, bukan alamat e-mail. Anda bisa memulai instalasi dengan men-download file instalasinya dari link ini.

Setelah instalasi selesai, Anda bisa membuka aplikasi dan login menggunakan akun Facebook Anda. Aplikasi ini tampilannya mirip fitur chatting yang ada di sebelah kanan bawah setiap Anda membuka Facebook dari browser di komputer. Anda bisa menggunakan aplikasi ini tanpa harus membuka browser dan masuk ke situs Facebook.

Kelebihan Facebook Messenger adalah Anda akan mendapat pengalaman yang sama ketika Anda membuka Facebook dari browser. Jika ada yang mengirimkan permintaan pertemanan pun akan muncul notifikasi. Anda juga bisa mengirimkan pesan pribadi melalui aplikasi ini.

Jan
8th

15 Domain Termahal Tahun 2011

Files under Informasi | Leave Comment

Untuk mendapatkan sebuah nama domain, Anda cukup mengeluarkan uang sekitar Rp 80.000 saja, bahkan di beberapa penyedia jasa domain dan hosting bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Domain web.id saja hanya 30 ribu per tahun.

Namun, jika domain tersebut diminati banyak orang atau berpotensi menghasilkan banyak uang, sebuah nama domain akan bisa dijual sangat mahal.

Tahun lalu, domain Name Journal menyebutkan bahwa Sex.com merupakan nama domain dengan harga termahal di dunia, yakni terjual dengan harga 13 juta dollar AS (sekitar Rp 118 miliar).

Sebagai perbandingan, tahun ini, nama domain termahal hanya bernilai 2,6 juta dollar AS atau sekitar Rp 23 miliar.

Inilah daftar 15 nama domain termahal tahun 2011 :

1. Social.com, terjual 2,6 juta dollar AS (sekitar Rp 23 miliar) melalui Moniker atau Name Quiver.

2. DomainName.com, terjual 1 juta dollar AS (sekitar Rp 9 miliar) melalui Boxcar atau Domain Consultant.

domain name

3. Aktien.de, terjual 725.000 dollar AS (sekitar Rp 6,6 miliar) melalui Sedo.

4. VU.com, terjual 700.000 dollar AS (sekitar Rp 6,3 miliar) melalui penjualan privat.

5. RunningShoes.com, terjual 700.000 dollar AS (sekitar Rp 6,3 miliar) melalui penjualan privat.

runningshoes

6. Answer.com, terjual 550.000 dollar AS (sekitar Rp 5 miliar) melalui Moniker atau SnapNames

7. 11.com, terjuadl 525.000 dollar AS (sekitar Rp 4,78 miliar) melalui MediaOptions.

11com

8. Puzzle.com, terjual 500.000 dollar AS (sekitar Rp 4,6 miliar) melalui AfternicDLS.

9. GamesForGirls.com, terjual 500.000 dollar AS (sekitar Rp 4,6 miliar) melalui Sedo.

10. Gay.xxx, terjual 500.000 dollar AS (sekitar Rp 4,6 miliar) melalui penjualan privat.

11. Meet.me, terjual 450.000 dollar AS (sekitar Rp 4,1 miliar) melalui penjualan privat.

12. AutoInsurance.org, terjual 440.000 dollar AS (sekitar Rp 4 miliar) melalui media options.

autoinsurance

13. Look.com, terjual 400.000 dollar AS (sekitar Rp 3,6 miliar) melalui penjualan privat.

14. 33.com, terjual 358.000 dollar AS (sekitar Rp 3,25 miliar) melalui DomainAdvisors.

15. DataCenter.com, terjual 352.500 dollar AS (sekitar Rp 3,2 miliar) melalui Sedo.

Beberapa nama domain yang terjual di atas ternyata tak semuanya dapat diakses. Kemungkinan pembelian nama domain tersebut hanya sekadar mengamankan agar tidak dibeli orang lain atau untuk sementara belum digunakan. (BusinessInsider)